MATATELINGA,Asahan :Selama kepemimpinan bupati ini, kondisi jalan kabupaten yang berada di Asahan khususnya desa mulai dari Titi Serong desa Padang Pulo hingga desa Gunung Berkat saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, terlebih lagi jalan desa tersebut merupakan akses jalan yang setiap harinya dilewati kendaraan yang mengangkut hasil pertanian masyarakat, Senin (29/06/2026).
Marpaung (47) warga desa Padang Pulo dalam penuturannya mengatakan hujan di hari Minggu (28/06/2026) hingga Senin (29/06/2026) terus mengguyur didesa kami, sehingga jalan jalan didesa kami saat ini kondisinya bagaikan kubangan kerbau .Sepanjang 23 kilo meter jalan desa ini rusak parah, dan permasalahan rusaknya jalan mulai dari Titi serong hingga desa Padang Pulo menuju desa Gunung Berkat sudah disampaikan ke DPRD Asahan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan pihak DPRD Asahan pun juga telah memanggil pihak terkait di Pemerintah Kabupaten Asahan , namu itu juga pihak Pemerintah ini tidak hadir dalam undangan yang dilayangkan oleh DPRD Asahan.
Kami warga masyarakat di desa ini sangat kecewa dengan ketidak hadiran Pemerintah kabupaten Asahan , dan lebih kecewa lagi dengan melihat kondisi jalan desa kami yang sudah seperti
kubangan kerbau, ujarnya
Marpaung salah seorang pemuda di desa ini juga mengatakan akses jalan kabupaten sepanjang 23 kilo meter sudah dalam kondisi parah, warga masyarakat disini setiap hari melewati jalan ini dengan membawa hasil pertanian, dan tentunya warga didesa ini juga bayar pajak, baik PBB maupun restribusi lainnya, namun didesa ini tidak pernah tersentuh pembangunan , pejabatnya hanya benar cerita doang dan tidak pernah ada realisasinya, dan warga disini juga sudah berjanji untuk tidak lagi memilih pemimpin yang hanya pandai cakap nihil tindakan yang membuat hati masyarakat sejuk, pungkasnya