Diketahui,
AT dilaporkan oleh Robin Marojahan Silalahi, 52 tahun, ke Polrestabes Medan atas dugaan pengeroyokan. Robin mengaku dikeroyok oleh
AT bersama anak dan istri
AT.
Peristiwa itu disebut terjadi di Jalan Tapanuli, Kecamatan Medan Barat, pada Jumat pagi, 5 Juni 2026. Saat itu, Robin sedang mengendarai mobil bersama salah satu anggota keluarganya dan hendak pulang ke rumahnya di Jalan Karya Rakyat.
Robin mengatakan dirinya berpapasan dengan
AT dan anaknya yang sedang berjalan kaki. Ia mengenali
AT karena rumah mereka berdekatan, dengan jarak sekitar 50 meter.
Saat melintas di lokasi, Robin menyebut ada polisi tidur di depannya sehingga ia tidak sengaja menekan gas mobil. Ia menduga suara gas mobil itu membuat
AT tersinggung hingga memukul mobilnya.
Setelah kejadian tersebut, Robin mengaku dikejar oleh
AT dan anaknya yang berinisial D. Robin kemudian membuka kaca mobil dan memprotes tindakan
AT yang memukul kendaraannya.
Cekcok pun terjadi. Robin mengaku dipukul oleh
AT dan anaknya saat dirinya masih berada di dalam mobil. Ia menyebut tidak dapat keluar dari mobil karena dihalangi oleh anak
AT.
Akibat kejadian itu, Robin mengaku mengalami memar di bagian wajah dan lengan. Setelah peristiwa tersebut, Robin melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.
Namun, setibanya di rumah, Robin mengaku kembali didatangi oleh istri
AT. Ia menyebut istri
AT memakinya dan mencakar wajahnya.
Robin mengatakan sempat menunggu adanya itikad baik atau permintaan maaf dari keluarga
AT setelah kejadian tersebut. Namun, karena tidak ada permintaan maaf, ia kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polrestabes Medan pada Minggu, 7 Juni 2026.
Laporan tersebut teregister dengan Nomor STTLP/B/2424/VI/2026/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumut.
"Saya tunggu itikad baiknya di hari Jumat Sabtu, nggak ada. Hari Minggu saya buat laporan. Saya menuntut keadilan karena saya sudah diperlakukan seperti itu," ujar Robin.
Kasus dugaan pengeroyokan tersebut kini menjadi perhatian Badan Kehormatan DPRD Medan. Pemanggilan terhadap
AT diharapkan dapat memberikan penjelasan terkait peristiwa yang dilaporkan korban.