Senin, 28 September 2026 WIB

Polres Madina Selidiki Video Viral Ekskavator di Lokasi PETI Kotanopan

Magrifatulloh - Rabu, 24 Juni 2026 15:38 WIB
Polres Madina Selidiki Video Viral Ekskavator di Lokasi PETI Kotanopan
Kasat Reskrim Polres Madina
Kasat Reskrim Polres Madina AKP Tri Boy Alvin Siahaan, S.Tr.K, S.I.K, M.H memberikan pernyataan tegas mengenai sikap resmi kepolisian. "Iya bang, akan kami dalami untuk penyelidikan. Terima kasih infonya," tulis AKP Try Boy kepada pers (23/06) menanggapi tujuh point daftar konfirmasi yang diajukan pers.
Dijelaskan, Satuan Reserse Kriminal Polres Madina juga akan mengidentifikasi dan menindaklanjuti seluruh informasi dan temuan publik mengenai viralnya video eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah hukum Kab Madina, khususnya di Kota Nopan dengan aktivitas tambang illegal. "Sedang dalam proses" sebut Kasatreskrim.
Penyelidikan intensif difokuskan pada video viral penggunaan alat berat jenis ekskavator diduga kuat dikemudikan anak dari seorang pengusaha tambang lokal. Sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat yang menilai adanya kesan kebal hukum juga menjadi perhatian serius aparat.
Publik di Kab Madina menunggu gebrakan dari jajaran Kapolres Madina agar bertindak tegas, tidak tebang pilih serta sejalan dengan komitmen penegakan hukum atas aktivitas illegal mining (PETI) yang menjadi atensi khusus dari Kapolri dan Presiden Prabowo
Menanggapi ini, Ketua Presidum Solidaritas Mahasiswa untuk Penyelamatan Hutan dan Lingkungan Hidup (SIPLAH) Kab Madina Ahmad Rifai Nasution mewanti-wanti Polres Madina agar profesional dan transparan dalam penegakan supremasi hukum tanpa diskriminasi. "Video viral di medsos yang memamerkan arogansi dan tindakan sewenang-wenang dengan aktivitas PETI adalah tindakan pelanggaran hukum secara serius dan kejahatan lingkungan yang harus diseret dengan pasal berlapis di ranah pidana. Kita menuntut polres untuk profesional dan transparan mengusut kasus ini. Jangan ada kesan kebal hukum dan aparat penegak hukum dinilai kalah telak oleh pelaku pelanggar hukum itu sendiri" ujarnya.
Hal senada, Direktur Eksekutif The Madina Green Institute Ridwandy Nasution menegaskan akan mengkawal kasus ini secara tuntas. "Kita berkomitmen mengawal kasus ini sampai tuntas. Kita minta Kapolres Madina jangan terkesan melakukan pembiaran dan melindungi pelaku PETI di video viral tersebut. Pelaku tersebut seharusnya ditangkap dan dipenjarakan untuk memberikan efek jera kepada pelaku PETI. Hali ini penting untuk mengembalikan kepercayaan rakyat kepada Kepolisian." tegasnya.
Pihaknya juga secara massif telah melakukan konsolidasi dengan beberapa organ aktivis menyikapi hal tersebut, dan berencana dalam waktu dekat akan "menggeruduk" Polres Madina untuk menagih komitmen dan konsistensi Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si.dalam penegakan supremasi hukum terkait PETI.(Magrifatulloh).

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
GMNI Desak TNI Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Oknum berinisial Laban dalam Aktivitas PETI di Desa Aek Nabara
Viral, Live Medsos Aktivitas PETI Kotanopan, Sosok "Pawang" Kembali Jadi Sorotan Publik
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Diganti
LAPOR.. !!!!Becak Modifikasi Isi Pertalite dalam Jumlah Besar di SPBU Simangambat
Rayap Besi Viral Tantang Polisi Duel tak Terima Ditegur Diamankan
Spanduk Protes jembatan Rusak  Terpampang di Madina
 
Komentar
 
Berita Terbaru