Menurutnya, kemacetan selalu terjadi dilokasi tersebut akibat penyempitan badan jalan, dan parkir kendaraan serta saat semua warga melakukan aktifitas secara bersamaan. Apalagi, ditambah adanya SPBU sehingga secara bersamaan menimbulkan kemacetan.
Dia mencontohkan, aktifitas berangkat sekolah, belanja ke pasar, kerja dan saat pengisian minyak.
" Apalagi, disini ada loket Bintang Utara, dan loket Parisma. Lebih di perparah lagi kalau ada mau ke Sidikalang, ke Pakkat, Barus dan Parlilitan, karena me
lintasi jalur yang sama Dolok
sanggul-Siborongborong," ucapnya.
Dia menuturkan, ada jalan alternatif yang bisa dilalui bagi yang hendak mau ke
Jalan Siliwangi ruas jalan
lintas sumatera Dolok
sanggul-Sidikalang jika dari Dolok
sanggul-Siborongborong, yakni melalui
Jalan Ricardo , dan
Jalan Karya.
Namun, jalan tersebut macet akibat parkiran kendaraan yang memakan bahu jalan, serta aktivitas bongkar muat pedagang.
Tidak hanya itu, lanjut dia, jalan alternatif juga bagi warga yang mau me
lintas ke seputar
Jalan Merdeka ujung, namun bagi pengendara harus berputar me
lintasi
Jalan Letkol GA Manullang ke
Jalan Parsaoran.
" Kalau dari situ ya berputar, kadang bagi pengendara malas," ucapnya.
Atas dampak itu, ia mengaku kesal, apalagi sangat menyayangkan tidak adanya tindakan dari aparat berwenang, khususnya pihak polantas dari Polres Humbahas.
Padahal, lanjut dia, sebelumnya polantas Polres Humbahas gencar melakukan penertiban, mulai ruas jalan sekitar
Jalan Merdeka,
Jalan Letkol GA Manullang,
Jalan Siliwangi, dan
Jalan Ricardo.
" Jadi kita berharap, pihak kepolisian, dinas perhubungan dapat menertibkan, dan menata kendaraan pengangkut barang agar dipusatkan didalam area terminal. Dan, pihak kepolisian jika perlu secara rutin membantu kelancaran arus lalu
lintas," tuturnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Trendy Purba. Ia mengatakan, ditengah kemacetan sekitar
Jalan Merdeka jalan
lintas Dolok
sanggul-Siborongborong, biasanya petugas polantas ada dilapangan, namun tidak pernah ditemukan.
Itupun, kata dia, petugas Dinas Perhubungan terlihat sekitar lokasi yang sedang mengatur arus lalu
lintas yang hendak para pengendara mengisi minyak ke SPBU.
Menurutnya, kemacetan ini juga bisa berlangsung cukup lama , terlebih saat sejumlah kendaraan yang ingin mengisi minyak.
" Sekarang kendaran makin banyak , apalagi sudah tidak sebanding dengan keberadaan SPBU di inti kota Dolok
sanggul. Setiap onan, selalu macet karena bersamaan aktifitas semua warga, mengantar anaknya sekolah, yang pergi kerja, belanja, dan mengisi minyak. Apalagi, jalan Merdeka ini , jalur arus dari dua arah. Kalau ada yang mau mengisi minyak, pasti sudah macet," katanya.
Ia berharap, agar pihak polantas aktif kembali dilapangan, khususnya mengatur arus lalu
lintas di ruas jalan Merdeka,
Jalan Letkol GA Manullang, dan
Jalan Siliwangi.
Serta, jika perlu pemerintah daerah dan kepolisian duduk bersama agar memindahkan SPBU yang tidak layak di inti kota, dan memindahkan loket Bintang Utara, Parisma dan RAPI ke terminal.
" Kita berharap ada solusi konkret dari pemerintah daerah, kepolisian untuk mengatasi kemacetan setiap hari pasar di Dolok
sanggul ini," pungkasnya.
* Petugas Lantas Selalu Ditempat
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Humbahas Iptu Tahi Samosir melalui Kasi Humas Bripka Jafar Simanjuntak , mengaku bahwa petugas lalu
lintas setiap hari melaksanakan kegiatan patroli dilokasi rawan kecelakaan, dan pelanggaran.
Serta, melakukan pengaturan lalu
lintas di titik-titik yang membutuhkan, seperti persimpangan jalan, depan sekolah dan pusat keramaian.
" Ada. Petugas Lalu Lintas tetap ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan, seperti persimpangan empat Dolok
sanggul, kawasan depan sekolah, serta lokasi pusat keramaian," katanya via WhatsApp. Ds