Sabtu, 15 Agustus 2026 WIB

Kecam Dugaan Somasi Palsu, Ratusan Petani Tanjung Morawa Siap Pasang Badan Lawan Penyerobotan Lahan

Hanter - Senin, 11 Mei 2026 15:00 WIB
Kecam Dugaan Somasi Palsu, Ratusan Petani Tanjung Morawa Siap Pasang Badan Lawan Penyerobotan Lahan
Warga yang tergabung dalam Forum Kelompok Tani Masyarakat Limau Manis Medan Sinembah (FKTMLM).
Teror Melalui WhatsApp "Sayangi Diri dan Keluarga Anda" Ketua Kelompok Tani, Umar Samosir, membeberkan bukti pesan singkat bernada ancaman yang diterima pengurus melalui WhatsApp. Pesan tersebut secara eksplisit mencoba meruntuhkan mental para petani.
"Ingat, kami adalah organisasi besar yang telah terlatih... Saran, sayangi diri Anda dan keluarga Anda dengan tidak melakukan langkah yang salah," bunyi penggalan pesan ancaman tersebut.
Menanggapi hal ini, Umar Samosir dengan tegas meminta anggotanya untuk tetap tenang namun waspada. Ia menegaskan bahwa masyarakat hanya berjuang demi sesuap nasi di atas lahan yang sudah dikelola bertahun-tahun.
"Jangan takut. Kita di sini hanya bertani untuk kelangsungan pangan keluarga. Kami akan tetap mempertahankan lahan ini sampai ada keputusan resmi dan tetap dari Pemerintah Pusat," tegas Umar di hadapan ratusan petani, Minggu (10/5/2026).
Klarifikasi Pihak PTPN 1 Regional 1 Di sisi lain, pihak perusahaan memberikan sinyal keras terkait status lahan tersebut. Kepala Executive Vice President Operation Head PTPN 1 Regional 1, Ganda Wiatmaja, mengonfirmasi bahwa somasi tersebut memang bertujuan untuk menertibkan aset negara.
"Kami melayangkan somasi kepada masyarakat penggarap yang puluhan tahun menguasai aset negara tanpa hak. Itu saja," ujar Ganda singkat melalui pesan WhatsApp.
Kini, nasib ratusan kepala keluarga di Limau Manis berada di ujung tanduk. Di antara batas waktu tujuh hari pengosongan lahan dan ancaman pidana-perdata, masyarakat tetap memilih bertahan di tengah kepungan teror yang terus menghantui ponsel mereka.

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Skandal Dokumen Kekuasaan: Bareskrim Sudah Surati Polda Riau, Mengapa Kasus Besar Ini Masih Gelap Gulita?
Beredar, Lurah Madras Hulu Sebar Proposal Mohon Dibantu PAAR
Coba-coba Ngedar Upal di Pasar H.Misbah Kisaran
Anggota DPRD Labuhanbatu Dari Fraksi PDIP Kunjungi Korban Kebakaran Lingkungan Bakti Rantauprapat
Pimpinan Pondok Pesantren Kecam Vonis 5 Tahun Penjara Bandar Narkoba, Desak MA Copot Ketua PN Sibuhuan
Penyidik Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan dan Permukiman Sumut II Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Rusun
 
Komentar
 
Berita Terbaru