Minggu, 26 Juli 2026 WIB

Aula Raja Inal Siregar Gubernur Sumut Berlangsung Ricuh, Dua Orang Terluka

Redaksi - Senin, 20 April 2026 07:00 WIB
Aula Raja Inal Siregar Gubernur Sumut Berlangsung Ricuh, Dua Orang Terluka
Mtc/Ist
Pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Sumatera Utara periode 2025–2030 yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Minggu (19/4/2026), berubah ricuh

MATATELINGA, Medan:Pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Sumatera Utara periode 2025–2030 yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Minggu (19/4/2026), berubah ricuh. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang terluka, termasuk seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Acara yang semula berlangsung khidmat dalam rangka halal bihalal dan pelantikan pengurus itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara. Namun situasi berubah sesaat setelah rangkaian kegiatan utama selesai.
Kepala Satpol PP Sumut, Moettaqien Hasrimi, menjelaskan bahwa ringkasan terjadi secara tiba-tiba dan diduga melibatkan peserta dari internal organisasi.
"Awalnya acara berjalan lancar. Setelah Wakil Gubernur meninggalkan lokasi, kami menerima informasi adanya kericuhan. Dugaan sementara merupakan persoalan internal," ujarnya.
Keributan yang pecah di wilayah kantor gubernur tersebut memicu respons cepat aparat. Personil Satpol PP bersama kepolisian dari Polsek Medan Baru segera turun tangan untuk melerai dan mengendalikan situasi agar tidak meluas.
Dalam upaya pembubaran massa, seorang anggota Satpol PP, Rahmat Daulay, mengalami luka akibat pukulan dari pihak yang belum teridentifikasi. Korban sempat mengalami pendarahan di bagian hidung dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Haji Medan untuk mendapatkan penanganan medis. Selain itu, satu anggota KAMMI Sumut juga dilaporkan mengalami luka.
"Kami mengetahui belum pelaku pemukulan karena situasi cukup ricuh. Saat ini korban sudah menjalani perawatan dan visum," jelas Moettaqien.
Sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk dimintai keterangan. Hingga kini, penyebab pasti kericuhan masih dalam proses penyelidikan.
Moettaqien menekankan bahwa ia bertanggung jawab penuh terhadap pengamanan kegiatan dan berharap kejadian serupa tidak terjadi kembali.

Baca Juga:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Buruh Minta Penghapusan PP No 78 dan  Tax Amnesty
Harus Lalu lintas di Pindahkan, Akibat Demo
Kantor Gubsu di Gruduk ratusan Buruh
SURAT TERBUKA UNTUK WARGA KOMPLEK TASBIH
Tiada hari Buruh Melakukan Demo ke Kantor Gubsu
Pemeriksaan Tim Kejagung Satu Pekan di Sumut
 
Komentar
 
Berita Terbaru