Dengan menggunakan tiga unit sepeda motor sebagai sarana mobilitas, personel bergerak dinamis menyisir wilayah sasaran. Dukungan perlengkapan taktis seperti senjata api standar operasional, helm tactical, serta perlindungan bodyface dan kevlar menjadi bagian dari kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, sekaligus menunjukkan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, situasi kamtibmas di seluruh wilayah patroli terpantau dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai, khususnya dalam momentum keagamaan yang sakral.