Kamis, 29 Oktober 2026 WIB

Perwakilan KPK RI Jadikan Asahan Calon Kabupaten Percontohan Anti Korupsi

Didiek Eddy Susanto - Rabu, 11 Maret 2026 06:00 WIB
Perwakilan KPK RI Jadikan Asahan Calon Kabupaten Percontohan Anti Korupsi
Tim KPK RI lakukan observasi dan penilaian

MATATELINGA, Asahan :Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah melakukan kunjungan dan observasi ke kabupaten Asahan dalam agenda melaksanakan penilaian calon percontohan kabupaten anti korupsi tahun 2026, pelaksanaan penilaian dan observasi tersebut dilaksanakan di aula Melati Kantor bupati Asahan ,Selasa (10/03/2026).

Bupati Asahan Taufik ZA Siregar bersama beberapa pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Asahan, Ketua DPRD Asahan serta unsur Forkopimda dalam keterangannya mengatakan kunjungan tim observasi dan penilaian calon kabupaten Anti Korupsi 2026 yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ini sungguh merupakan suatu anugerah dan kehormatan bagi kami yang di kabupaten Asahan ini, terlebih lagi KPK memilih kabupaten ini sebagai calon percontohan kabupaten Anti Korupsi, ujarnya.

Baca Juga:

Bupati Asahan juga mengatakan dengan dijadikannya kabupaten ini menjadi salah satu calon percontohan Kabupaten Anti Korupsi Tahun 2026 dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten asahan .
Pemerintah kabupaten Asahan tentunya sangat serius menyambut tawaran dan penunjukan yang diberikan KPK dan kami akan terus berupaya menciptakan terobosan dalam pencegahan korupsi disegala lini.
Apa lagi Pemerintah Kabupaten Asahan telah memiliki sentra pelayanan publik (Mall).

Sementara Perwakilan KPK RI Friesmount Wongso dalam penjelasannya mengatakan
Kabupaten Asahan merupakan salah satu dari enam kabupaten kota di Indonesia yang dinominasikan sebagai calon daerah percontohan Anti Korupsi dan program ini bertujuan membangun budaya antikorupsi serta memperbaiki tata kelola pemerintahan mulai dari tingkat desa hingga kabupaten/kota.
Friesmount Wongso juga mengatakan melihat kesiapan Asahan sebagai calon terdapat sejumlah indikator yang menjadi penilaian dalam program tersebut, di antaranya Monitoring Center for Prevention (MCP), Survei Penilaian Integritas (SPI), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), kepatuhan pelayanan publik, maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Disisi lain berkata tidak melakukan tindakan korupsi memang tidak mudah, tetapi dengan komitmen bersama hal tersebut dapat diwujudkan, dan dengan kesadaran serta itikad niat yang baik tentunya hal itu akan terwujud , tukasnya.

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Safari Ramadan Pemkot Sibolga Kunjungi Sejumlah Masjid
April 2026 Stadion Horas Selesai Dikerjakan: Bukti Komitmen Wali Kota Sibolga Kembalikan Fungsi Stadion Horas
Rico Waas Bersama Aparat Gabungan Sisir Lokasi Diduga Rawan Narkoba di Belawan
Momentum Ramadan, DREGS Pererat Silaturahim
Rico Waas Pimpin Geebek Sarang Narkoba Belawan
Kapolres Simalungun Hadiri Launching 200 Jembatan Garuda! Diresmikan KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
 
Komentar
 
Berita Terbaru