MATATELINGA,Memasuki usia 17 tahun, kalau diibaratkan manusia berarti sudah memasuki usia menginjak dewasa dan sudah saatnya memiliki kartu tanda penduduk (KTP) sebagai legitimasi dan pengakuan bahwa usia 17 tahun memiliki keistimewaan. Sama halnya dengan sekolah Riad Madani yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Riad Madani yang tahun ini memasuki usia 17 tahun (28 Februari 2009-28 Februari 2026), semakin memantapkan diri untuk terus berinovasi dalam menghasilkan lulusan berkarakter dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islami.
Di usia 17 tahun ini, Riad Madani mengusung tagline "Membumikan Nilai Islami, Melangitkan Prestasi, Membangun Peradaban Mulia untuk Indonesia".
Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Riad Madani Dra. Hj. Sukmawati Nasution didampingi Kepala Sekolah SD Ade Suhendra Wahyu Lubis, S.Pd, Kamis (5/3/2026), berdirinya sekolah ini pada awalnya hanya ingin menjawab keingingn masyarakat yang tinggal di kawasan Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Karena, pada awalnya banyak orang tua yang kesulitan untuk mendapatkan tempat belajar bagi anak-anak mereka.
Seiring waktu berjalan, lanjut Sukmawati Nasution sekolah yang pada awalnya dari PAUD atau Playgroup (PG), kemudian TK, SD, lanjut ke jenjang SMP dan semakin dilengkapi dengan berdirinya SMK. Ada juga MDTA, Rumah Tahfidz Al Qur'an, Day Care, Guest House dan Swimming Pool.
Baca Juga:
"Semua itu bisa terbentuk dan berjalan lancar berkat dukungan dari semua pengurus Yayasan Pendidikan Riad Madani, kepala sekolah semua tingkatan pendidikan, para guru dan pegawai serta dukungan dari orang tua murid," katanya.
Perjalanan menapaki usia hingga 17 tahun, lanjut Sukmawati Nasution tidak semudah membalik tangan. Ada banyak tantangan dan banyak juga kemudahan yang dirasakan dengan tujuan tulus kita memajukan anak dan mendidik anak memiliki karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islami.

"Memasuki usia 17 tahun, kita tetap komitmen dan konsisten dengan tujuan awalnya, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan akses pendidikan mulai dari pendidikan usia dini sampai kepada pendidikan dasar (SD), pendidikan menengah (SMP) hingga pendidikan menengah atas lewat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan konsentrasi teknologi informasi.