Senin, 06 Juli 2026 WIB

Program Mudik Gratis Pemko Medan Diduga Tak Transparan

James Pardede - Senin, 02 Maret 2026 15:13 WIB
Program Mudik Gratis Pemko Medan Diduga Tak Transparan
Matatelinga/Istimewa
Putri Warga Medan Perjuangan ingin mudik ke Padangsidimpuan, tapi kuotanya telah habis

MATATELINGA, Medan : Program Mudik Gratis yang disediakan Pemerintah Kota Medan menuai banyak protes dari warga masyarakat kota Medan yang sudah antri berjam-jam mengikuti pendaftaran di Taman Ahmad Yani Medan, Senin (2/3/2026).

Pantauan matatelinga.com, ada 4 posko pendaftaran yang disedikan Pemko Medan dengan petugas dari Dinas Perhubungan Kota Medan untuk menerima proses pendaftaran warga masyarakat kota Medan yang akan mudik ke kampung halaman.

Salah seorang warga Medan Perjuangan, Putri yang ikut antri sejak pagi dan mendapatkan nomor antrian tiba-tiba pas gilirannya mau mendaftar kuotanya sudah habis. Putri berencana mau mudik ke Kota Padangsidimpuan, tapi keinginannya tersebut pupus sudah karena kuotanya sudah habis.

"Kami sudah mengantri sejak jam 07.00 Wib dan buka pendaftaran jam 09.00 Wib, tapi jam 10.00 kata panitia pendaftaran kuota ke Kota Padangsidimpuan sudah habis, infonya ada 320 orang kuota yang akan diberangkatkan ke kota Padangsidimpuan," kata Putri.

Baca Juga:
Menurut Putri, panitia khusus untuk rute kota Padangsidimpuan tidak transparan, kami mempertanyakan mana bukti pendaftar yang 320 orang tersebut. Padahal, Putri masih di nomor antrian 40, tapi kuotanya sudah habis. Apakah penumpang yang akan berangkat ke Padangsidimpuan itu satu Kartu Keluarga 10 orang? Kalau 6 orang pun satu KK masih ada peluang Putri untuk mendapatkan kuota berangkat mudik ke kampung halamannya.

"Tahun depan, kalau Pemko Medan buat program mudik lebaran gratis, alangkah bagusnya diumumkan khusus kelaurga Pemko Medan saja, tak perlu harus melibatkan masyarakat umum kalau pada akhirnya masyarakat kecewa," tandasnya.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Suriono menegaskan bahwa kuota untuk mudik Lebaran tahun ini ada 4000. Yang 4000 ini dibagi lagi menajdi 12 rute mudik. Yaitu Panyabungan, Padangsidimpuan, Natal, Rantauprapat, Kota Pinang, Tarutung, Sibolga, Pakpak Bharat, Sidikalang, Sipirok, Sibuhuan dan Gunungtua.

"Masing-masing kota berbeda jumlah kuotanya dan jumlah keseluruhan adalah 4000 pemudik," katanya.

Dari pantauan di lapangan, pendaftaran yang seyogyanya dilaksanakan sejak 2 Maret sampai 4 Maret 2026 dilaksanakan satu hari saja karena kuotanya sudah terpenuhi.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Warga Contempo Regency  Protes Keras Pemko Meran, Ini Kasusnya
20 Tahun Jadi Ikon Kota, Ramadan Fair Medan Kembali Hidupkan UMKM dan Kebersamaan Warga
Binsar Simarmata :   Perusahaan Jangan Telat Bayar THR
Sadis! Perampok Rampas Tas dan Seret Wanita di Medan Timur
Warga Perumahan Contempo Regency Tolak Pembongkaran Pagar Tembok
Berani Hajar Narkoba, Kombes Calvijn Didukung GMNI Medan
 
Komentar
 
Berita Terbaru