Kamis, 30 Juli 2026 WIB

Syaiful Ramadhan Ingatkan Pemko Medan Permudah Pengurusan Administrasi Kependudukan bagi Warga Korban Banjir

Redaksi - Minggu, 07 Desember 2025 16:10 WIB
Syaiful Ramadhan Ingatkan Pemko Medan Permudah Pengurusan Administrasi Kependudukan bagi Warga Korban Banjir
Syaiful Ramadhan

"Warga sudah menjadi korban, jangan lagi dipersulit. Pemko Medan harus hadir dengan regulasi khusus, percepatan layanan, bahkan membuka layanan jemput bola di titik-titik pengungsian," ujar Syaiful Ramadhan saat menerima keluhan warga korban banjir di Dapil 5 Kota Medan, Minggu (7/12/2025).

Terkait persoalan ini, Syaiful menegaskan perlunya kebijakan bahwa seluruh pengurusan dokumen kependudukan bagi warga terdampak bencana harus dipermudah, dipercepat, dan tanpa biaya.

Baca Juga:
"Pemko Medan wajib memastikan bahwa identitas kependudukan masyarakat tetap utuh agar mereka bisa mengakses bantuan, layanan kesehatan, pendidikan, serta berbagai program sosial pemerintah, " katanya.

Politisi PKS ini mengingatkan jangan sampai muncul kepermukaan warga korban banjir kesulitan mengurus adminstrasi kependudukan mereka yang rusak dan hilang.

"Bayangkan kalau KTP atau KK mereka hilang. Mau dapat bantuan pun sulit. Karena itu, layanan khusus sangat dibutuhkan, setidaknya sampai masa tanggap darurat dan pemulihan selesai," tambahnya.

Politisi muda tersebut menilai bahwa banjir ini harus menjadi momentum evaluasi bagi Pemko Medan untuk membuktikan keberpihakan kepada masyarakat.

Baca Juga:
"Pemerintah tidak boleh terpaku pada pola pelayanan kantoran yang kaku, tetapi harus turun langsung ke lapangan, ke posko pengungsian, ke pemukiman warga, bahkan ke rumah-rumah yang terdampak, " ungkapnya.

Syaiful meminta Disdukcapil Medan memberikan informasi yang jelas dan terarah serta mempublikasikan mekanisme khusus pengurusan dokumen untuk korban banjir.

Pihaknya berharap Pemko Medan bergerak cepat dan tidak hanya fokus pada penanganan fisik pasca banjir, tetapi juga membantu pemulihan administrasi warga.

"Banjir ini sudah cukup menyulitkan masyarakat. Jangan sampai mereka menjadi korban birokrasi. Kasih kemudahan, percepatan, dan pastikan semua terdata," pungkasnya.

Baca Juga:
Maswarni Nasution warga Korban banjir di Medan Selayang mengaku masih bingung berapa biaya yang harus disiapkan, kemana harus melapor untuk mengganti dokumen yang hilang atau rusak. Bahkan sebagian mengaku takut dipersulit karena tidak memiliki salinan atau bukti fisik yang tersisa.

"Mohon bantuannya pak, buku nikah saya rusak terendam banjir. Saya sangat berharap bisa ada kebijakan yang mempermudah warga mengurus, " harapnya.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dengar Keluhan Warga Pascabanjir Robi Barus Bantu Pengurusan Berkas Adminduk
Polri Hadirkan Trauma Healing dengan Wadah Edukatif dan Hiburan untuk Korban Banjir di Sunggal
TPS dekat Pemukiman dan Sekolah Dikeluhkan Warga dan Anggota DPRD Medan
DPRD Medan Minta Presiden RI Tetapkan Kasus Bencana Banjir di Sumatera Jadi Bencana Nasional
Afif Abdillah Minta Dinkes Medan Peduli Kesehatan Korban Banjir
Rico Waas Perkuat BPBD Medan, Berencana Bentuk UPT di Wilayah Rawan & Relawan Tanggap Bencana
 
Komentar
 
Berita Terbaru