Sambut Harlah ke-81 Kejaksaan RI, Kejati Babel Ikut Meramaikan Lelang Serentak se-Indonesia 10 - 14 Agustus 2026
Dalam rangka persiapan peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indoneisa ke81, tanggal 2 September 2026 Tahun 2026
Nasional
MATATELINGA, Medan : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus menggencarkan program rehabilitasi mangrove dan penguatan perhutanan sosial sebagai langkah nyata mendorong pelestarian hutan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam menjaga ekosistem hutan yang menjadi sumber kehidupan dan penyeimbang alam.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, Heri W Marpaung, menyampaikan hal tersebut dalam Temu Pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Aula Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Senin (6/10/2025). Dalam kesempatan itu, Heri menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk memandang hutan bukan sebagai warisan, melainkan titipan yang harus dijaga dari generasi ke generasi.
"Sebagaimana tugas dan fungsinya, Dinas LHK bertujuan mewujudkan kelestarian hutan yang berkelanjutan dengan sasaran kerja menurunkan kerusakan kawasan hutan dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya yang lestari," ujarnya.
Heri memaparkan, adapun rencana aksi pada 2025 ini, Dinas LHK Sumut berencana memulihkan ekosistem mangrove (bakau) dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama rehabilitasi. Meliputi penanaman pohon, penguatan kelembagaan melalui kelompok perhutanan sosial dan tani hutan, serta pemanfaatan hasil hutan bukan kayu. Dengan lokus di Kabupaten Batubara dan Langkat.
Baca Juga:Pada data Penatagunaan Hutan, lanjut Heri, pihaknya mencatat kawasan hutan di Sumut mencapai 3 Juta Hektare. Namun untuk penjagaannya, pemerintah mendorong kemanfaatan bagi masayarakat tanpa mengambil bahan kayu atau menebang pohon. Dari langkah itu, satu diantaranya adalah konsep perhutanan sosial, dimana penduduk lokal atau sekitar bisa memanfaatkan hasilnya tanpa merusak dan menghilangkan fungsi utama hutan.
Untuk pemanfaatan tersebut, jelas Heri, di Sumut ada sekitar 284 Kelompok Perhutanan Sosial yang terdiri dari 207 kelompok hutan kemasyarakatan (Hkm), 15 hutan tanaman rakyat (HTR), 18 hutan desa (HD), 32 kemitraan kehutanan (KK) dan 12 hutan adat (HA).
Dari total luas lahan perhutanan sosial di Sumut, yang mencapai 102,282 Ha ini, pihaknya pun mengingatkan agar menghilangkan kebiasaan buruk seperti yang terjadi di beberapa kawasan khususnya Danau Toba, yakni membakar lahan kering dengan tujuan menumbuhkan rumput baru untuk kebutuhan ternak.
"Makanya kita mengingatkan agar masyarakat agar tidak melakukan kebiasaan yang memang sejak lama sudah dilakukan seperti membakar lahan. Harus ada edukasi agar ini tak lagi terjadi. Karena prinsip yang harus kita pahami secara mendasar, bahwa hutan itu bukan warisan, tetapi titipan. Karena titipan, makanya harus kita jaga agar bisa diteruskan dari generasi ke generasi," jelas Heri.
Sedangkan terkait isu lingkungan hidup, Heri mengatakan pihaknya telah menyosialisasikan sistem pengelolaan persampahan, termasuk kepada 27 Bupati dan Walikota se-Sumut yang mendapat surat teguran terkait pembenahan tempat pemrosesan akhir (TPA). Bahwa Pemprov Sumut, sebelumnya telah menyerukan 33 kabupaten/kota se-Sumut untuk menerapkan sanitary landfill atau sistem pengelolaan sampah tertutup.
Seluruh kabupaten dan kota, diwajibkan untuk mengelola sampah dengan metode yang lebih ramah lingkungan dan tidak lagi menggunakan sistem pembuangan terbuka atau open dumping, terutama setelah target yang ditetapkan pemerintah untuk mengakhiri praktik tersebut pada tahun 2025.
Ia mengatakan pemerintah pusat menargetkan sudah tidak ada lagi sistem pengelolaan sampah terbuka seluruh TPA di Indonesia pada 2026. "Nanti semua harus sudah pakai sanitary landfill. Mudah-mudahan terwujud visi misi Bapak Gubernur yang selaras program nasional Bapak Presiden RI Prabowo Subianto," kata Heri.
Dalam rangka persiapan peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indoneisa ke81, tanggal 2 September 2026 Tahun 2026
Nasional
MATATELINGA, Medan Dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diberi tindakan tegas dan terukur (tembak, red) karena berusaha ka
Berita Sumut
MATATELINGA, Deli Serdang Semangat persaudaraan, pelestarian budaya, dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Lahir (Harlah) ke46 Pa
Berita Sumut
MATATELINGA, Rantauprapat Proyek pembangunan rehabilitasi gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu,
Berita Sumut
MATATELINGA,Jakarta Dalam upaya mengakselerasi transformasi menjadi bank modern di bawah naungan ekosistem Danantara Indonesia, PT Bank Tab
Ekonomi
MATATELINGA, Pematangsiantar Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Fidelis E
Berita Sumut
MATATELINGA,Deli Serdang Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan i
Berita Sumut
MATATELINGA, Lingga Sebagai wujud nyata pelaksanaan pembinaan teritorial dan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Desa Baran
TMMD
MATATELINGA, Medan Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH respon dugaan belum lengkapnya dokumen perizinan Instalasi Peng
Berita Sumut
MATATELINGA, Tapteng Seorang pemuda berinisial SS (21), warga Lingkungan VIII, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli T
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Bupati Asahan Taufik ZA Siregar menghadiri rapat koordinasi monitoring dan asistensi penggunaan Dana Transfer ke Daerah
Berita Sumut
MATATELINGA, Tapaktuan Dua tahanan Pengadilan Negeri (PN) Tapaktuan yang sempat melarikan diri saat menunggu persidangan pada Selasa (14/7/
Aceh