Kamis, 30 April 2026 WIB

Wesly Silalahi Upacara Kesaktian Pancasila Tingkat Sumut, Bobby Jadi Irup di Bandar Betsy Simalungun

Redaksi - Kamis, 02 Oktober 2025 16:30 WIB
Wesly Silalahi Upacara Kesaktian Pancasila Tingkat Sumut, Bobby Jadi Irup di Bandar Betsy Simalungun
Upacara Kesaktian Pancasila .

MATATELINGA,Pematangsiantar :Wali Kota Wesly Silalahi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Pematangsianta, Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di pelataran Tugu Letda Sujono Kebun PTPN IV Regional I Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun, Rabu (01/10/2025).

Upacara yang dipimpin Gubernur Sumut Moh Bobby Afif Nasution dan Komandan Upacara Mayor Arm Reynold Christian Siregar SH serta Mayor Inf Margana sebagai Perwira Upacara sekaligus upacara untuk mengenang peristiwa pengkhianatan Gerakan 30 September (G-30S) 1965, mengakibatkan gugurnya putra-putra terbaik bangsa, termasuk Letda Sujono, di Perkebunan Bandar Betsy dengan tema "Pancasila Perekat Bangsa menuju Indonesia Raya".

Wesly menyampaikan, upacara untuk mengenang jasa Letda Sujono yang gugur mempertahankan perkebunan milik negara. Pringatan Hari Kesaktian Pancasila momentum penting kembali meneguhkan semangat persatuan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:

Puncak konflik tersebut, tewasnya Peltu Sujono akibat aksi kekerasan massa pada 14 Mei 1965, saat ia bertugas sebagai pengamanan perkebunan. Perkebunan Bandar Betsy awalnya merupakan perkebunan milik Belanda yang didirikan tahun 1918.

Perkebunan telah beberapa kali mengalami restrukturisasi. Saat pemerintah RI melakukan nasionalisasi perusahaan-perusahan Belanda di tahun 1957, Perusahaan Perkebunan Bandar Betsy diambil alih pemerintah RI dari Perusahaan HVA dan dinasionalisasi menjadi Perseroan Perkebunan Negara (PPN).

Setelah beberapa kali mengalami perubahan, perkebunan ini kemudian menjadi PT Perkebunan Nusantara III di Kabupaten Simalungun. Para penggarap perkebunan menggabungkan diri mereka ke BTI yang berafliasi dengan PKI. Dengan adanya dukungan BTI, para penggarap menanami lahan dengan berbagai tanaman. Kegiatan tersebut dilarang oleh Peltu Sujono dan tiga anggotanya saat melakukan patroli.

Akibatnya, salahsatu anggota BTI merampas helmnya, lalu Peltu Sujono memukul anggota BTI pakai tongkatnya. Tak terima dengan tindakan Peltu Sujono, anggota BTI yang berjumlah sekitar 200 orang marah dan kemudian balik menyerang Peltu Sujono dengan peralatan pertanian yang mereka bawa, yang mengakibatkan Peltu Sujono tewas.

Mengenang jasa Peltu Sujono yang gugur mempertahankan perkebunan negara dari aksi anarkis massa BTI, pada tahun 1970-an, lalu dibuat tugu dengan nama Tugu Letda Sujono (naik pengkat) di Perkebunan Bandar Betsy Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun.

Lalu pada tahun 1997 dibuat tambahan 7 patung Pahlawan Revolusi di belakang dengan latar ornamen Garuda Pancasila. Di tempat inilah setiap tahunnya pada tanggal 1 Oktober dilaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi Sumut. (sip)

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati; Momen Keberanian Letda Sujono Menghadapi PKI
Kapolres Simalungun Dampingi Kapolda Sumut Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Tugu Letda Sujono
Riwayat Hidup DI Panjaitan Diperagakan Di Lumban Tor
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Digelar
Rutan Kelas I Medan Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
 
Komentar
 
Berita Terbaru