Disebutkannya, kehadiran Ketua FKUB Labuhanbatu, dan seluruh pengurus hari ini, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keharmonisan umat beragama di daerah kita ini..
Selama kunjungan, Kerua FKUB Labuhanbatu dan rombongan, melakukan tinjauan menyeluruh terhadap kondisi fisik vihara, yang memang memerlukan renovasi total.
"Sebagai pengurus FKUB, kami memiliki tanggung jawab mendampingi dan memberikan dukungan moral, kepada semua umat beragama dalam menjalankan aktivitas keagamaan mereka, termasuk dalam hal pemeliharaan tempat ibadah," jelas Dr Galih Orlando.
Baca Juga:
Dalam pertemuan yang berlangsung, kedua belah pihak melakukan diskusi konstruktif mengenai rencana renovasi total vihara tersebut.
Dalam kesempatan ini, Ketua Yayasan Buddha Jayanti memaparkan detail rencana pembangunan, termasuk timeline pelaksanaan, estimasi biaya, dan berbagai tantangan yang mungkin dihadapi.
Salahsatunya, pengurusan persetujuan bangunan gedung (PBG) dan berharap agar FKUB dapat membantu mengeluarkan surat keterangan, demi melengkapi kepengurusan PBG dimaksud.
Galih Orlando berkomitmen, siap memberikan dukungan penuh terhadap rencana renovasi ini, tentunya dalam koridor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.