MATATELINGA, Medan ::Penyidik Polresta Deli Serdang diperiksa Wasidik ( Pengawas Penyelidik) dan Propam Polda Sumatera Utara akibat lambat menangani perkara dugaan kasus pembunuhan yang dilaporkan warga. Dua kasus dugaan pembunuhan itu diantaranya kasus kematian M Ilham warga Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam dan kasus dugaan pembunuhan pada Ripin alias Achien (23) Warga Kecamatan Perbaungan yang mayatnya ditemukan di Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.
Mardi Sijabat pengacara keluarga Ripin membenarkan bahwa para penyidik Polresta Deli Serdang diperiksa Propam Polda Sumut karena lambat dalam melakukan penanganan kasus dugaan pembunuhan terhadap kasus yang dilaporkannya.
" Iya sudah lebih 70 hari kasus dengan LP /A/09/IV/2025/SPKT/ Polresta DS/ Polda Sumut/ tertanggal 30 April 2025 ini tak ada kejelasan. Pada hal pra rekontruksi sudah dilakukan namun tak seorangpun dijadikan tersangka justru beberapa barang bukti dikembalikan ke saksi utama. Polresta Deli Serdang tak mampu mengungkap kasus ini dengan cepat dan banyak kejanggalan," uca Mardi Sijabat. Sabtu, 19/7/2025.
Baca Juga:
Untuk kasus kedua adalah dugaan pembunuhan pada M Ilham, pelajar kelas I SMPN 4 Lubuk Pakam. Lambatnya pengungkapan kasus ini membuat kuasa hukum dari keluarga korban melaporkan juga penyidik ke Polda Sumut. Dan sejumlah penyidik juga dikabarkan menjalani pemeriksaan Wasidik dan Propam.
" Sudah dilakukan gelar perkara bolak balik, dan terbukti itu bukan Laka lantas tapi tetap saja perkara itu muter muter di Satlantas. Kasus ini sudah empat bulan berjalan tapi kejelasannya juga tidak ada. Sampai keluarga demo," ungkap Boyle F Sirait pengacara keluarga korban.
Selain kasus dugaan pembunuhan terhadap Ripin dan M Ilham, ada dua kasus besar dugaan pembunuhan yang juga belum terungkap yaitu pembunuhan terhadap seorang ibu rumahtangga yang diduga dilakukan suami sirinya di Desa Buntu Bedimbar Kecamatan Tanjung Morawa dan seorang pria karyawan pabrik kopi warga Dusun I Desa Bangun Rejo yang ditemukan tewas dengan kondisi leher tergorok di kebun sawit Rispa beberapa bulan lalu.
Baca Juga:
Polresta Deli Serdang diduga saat ini kurang memiliki penyidik dan petugas yang memiliki loyalitas semangat kerja yang tinggi dalam bertugas dan minim pengetahuan dalam pengungkapan kasus tindak kejahatan.