Penasehat PSTR Janner Sitorus yang juga anggota DPRD Kabupaten Toba mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan ruang publik yang sehat, tertib, dan ramah lingkungan, serta mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup aktif melalui kegiatan tanpa kendaraan bermotor.
Sejumlah aktivitas digelar untuk menyemarakkan acara, di antaranya senam aerobik dan zumba bersama, yang diikuti dengan antusias oleh masyarakat. Suasana semakin semarak dengan adanya pertunjukan seni dari anak-anak Parmaksian, yang menampilkan kreasi budaya lokal secara atraktif.
Tidak hanya itu, pengunjung juga dihibur oleh penampilan musik dari Bios Band, yang turut menghadirkan nuansa santai dan menghibur di tengah aktivitas Car Free Day.
Baca Juga:
Bundaran Balige pun menjadi pusat interaksi sosial, rekreasi keluarga, serta wadah promosi budaya yang menyeimbangkan unsur kesehatan, hiburan, dan pelestarian nilai-nilai lokal.