Isu Kas Kosong, Ini Penjelasan Bupati Melalui Sekda Mixnon
MATATELINGA,Simalungun Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, SIP MSi, mewakili Bupati Simalungun Anton A Saragi
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan : -Seorang nenek berusia 73 tahun, Ngatinem, warga Dusun Menanti, Desa Meranti Kec. Bilah Hulu Kab. Labuhan Batu memaafkan cucunya Yusan Pragusti Alias Gusti yang juga Dusun Menanti Desa Meranti Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu yang melanggar Pasal 335 ayat (1) Ke-1 KUHPidana.
Menurut Kasi Penkum Kejati Sumut Adre W Ginting, SH,MH, Kamis (20/2/2025) perkara dari Kejaksaan Negeri Labuhan Batu ini disetujui diselesaikan dengan pendekatan keadilan restoratif setelah sebelumnya dilakukan ekspose oleh Wakajati Sumut Rudy Irmawan, SH,MH, didampingi Aspidum Imanuel Rudy Pailang, SH,MH, Koordinator serta para Kasi dari ruang vicon lantai 2 kantor Kejati Sumut Jalan AH Nasution Medan dan diterima oleh JAM Pidum Prof Asep Nana Mulyana melalui Direktur TP Oharda Nanang Ibrahim Soleh beserta para Kasubdit di JAM Pidum Kejagung RI.
Ekspose perkara dari Kejati Sumut juga diikuti secara daring oleh Kajari Labuhan Batu Dr. Marlambson Carel Williams, SH,MH beserta Kasi Pidum dan jaksa penuntut umum perkaranya.
Adapun kronologis perkaranya, lanjut Adre W Ginting berawal pada Minggu, 8 Desember 2024 setelah Maghrib sekira pukul 19.00 wib, tersangka Yusan Pragusti Alias Gusti menjemput orang tuanya, saksi Siti Siswani pulang dari kerja di Desa N-8 Aek Nabara Kec. Bilah Hulu Kab. Labuhan Batu menggunakan sepeda motor dan mengantarkan Siti Siswani ke rumah di Dusun Menanti Desa Meranti Kec. Bilah Hulu Kab. Labuhan Batu.
"Sampai di rumah, tersangka meminta uang kepada saksi Siti Siswani untuk membeli rokok, namun saat itu saksi Siti Siswani tidak memiliki uang, sehingga saksi Siti Siswani tidak dapat memberikan uang kepada tersangka, disitulah tiba-tiba tersangka mengamuk kepada saksi Siti Siswani dan membanting kipas angin yang ada di rumah saksi Siti Siswani serta memecahkan piring di dapur," paparnya.
[br]
Melihat tersangka mengamuk, lanjut Adre saksi Siti Siswani berlari menuju rumah saksi Ngatinem yang tidak jauh dari rumah saksi Siti Siswani, selanjutnya tersangka mengambil sebilah parang yang ada di dapur dan menghidupkan sepeda motor dan langsung bergerak menuju rumah saksi Ngatinem yang merupakan nenek tersangka.
"Begitu sampai di rumah saksi Ngatinem, tersangka menggeber-geber sepeda motornya di depan rumah saksi Ngatinem dan mengeluarkan kata kotor sambil memegang sebilah parang dan memecahkan kaca jendela depan rumah neneknya. Dengan menggunakan sebilah parang, tersangka mengancak orang tua dan neneknya akan membunuhnya," lanjut Adre W Ginting.
Selanjutnya, saksi Toto Warsito keluar dari rumah saksi Ngatinem dan menenangkan tersangka serta mengambil sebilah parang dari tangan tersangka, mengajak pulang ke rumah tersangka untuk menenangkan diri. Namun, beberapa jam kemudian tersangka di tangkap oleh polisi berpakaian preman kemudian tersangka di bawa ke Polsek Bilah Hulu untuk di proses secara hukum yang berlaku atas perbuatannya melakukan pengancaman.
"Akibat dari perbuatan tersangka, saksi Ngatinem dan saksi Siti Siswani merasa trauma dan ketakutan apabila berjumpa dengan tersangka. Padahal, saksi-saksi ini adalah orang tuanya dan neneknya," tandasnya.
Seiring waktu berjalan, kata Adre W Ginting, perkara ini bergulir dan sampai ke Kejari Labuhan Batu. Kemudian jaksa fasilitator melakukan pendekatan dan memediasi korban dengan tersangka.
"Antara korban (nenek dan ibunya) dipertemukan dengan korban dan sepakat berdamai. Tersangka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," paparnya.
Esensi dari permasalahan ini adalah, antara tersangka dan korban masih bersaudara dan memiliki hubungan persaudaraan yang sangat dekat. Pertimbangan lainnya adalah tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, ancaman hukumannya tidak lebih dari lima tahun penjara dan kerugian yang ditimbulkan tidak lebih dari Rp2,5 juta.
"Kesepakatan berdama antara nenek, ibu dan anaknya telah membuka ruang terciptanya harmoni ditengah-tengah keluarga. Perdamaian telah mengembalikan keadaan ke semula," tandasnya.
Proses perdamaian antara tersangka dengan ibu dan neneknya disaksikan oleh tokoh masyarakat, kerabat, jaksa fasilitator, serta penyidik dari Polsek Bilah Hulu.
MATATELINGA,Simalungun Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, SIP MSi, mewakili Bupati Simalungun Anton A Saragi
Berita Sumut
MATATELINGAy Belawan Semangat syiar Islam dan kecintaan terhadap rukun Islam kelima tampak begitu membara di lingkungan pendidikan anak usi
Lifestyle
MATATELINGA,Pematangsiantar Meriahkan hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Wali Kota Wesly Silalahi melalui Asisten Pemerintahan dan Kesej
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Unit Reskrim Polsek Medan Area meringkus seorang tersangka pembobolan grosir di Jalan AR Hakim No 122 Kelurahan Tegal Sa
Berita Sumut
MATATELINGA,BelawanKomando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) I melalui Pos TNI AL (Posal) Pantai Labu melaksanakan koordinasi penanganan
Berita Sumut
MATATELINGA Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke98, enam warga negara dari tiga pulau besar Indonesia mengajukan permohonan
Nasional
MATATELINGA, Medan Satu unit mobil mewah jenis sedan Mercedes Benz putih menabrak pedagang mie balap di depan Rumah Sakit (RS) Haji Medan,
Berita Sumut
MATATELINGA, Pematangsiantar Wali Kota Wesly Silalahi melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Fidelis Edy Suranta Sem
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Satuan Reserse Narkoba (Satreanarkoba) Polrestabes Medan, menggerebek sebuah gudang pengolahan pinang di kawasan Sei Men
Berita Sumut
MATATELINGA, Pematangsiantar Dalam rangka menyukseskan hari ulang (HUT) Sumpah Pemuda ke 98, sejumlah Organisasi kepemudaan (OKP) di kota P
Lifestyle
MATATELINGA,Simalungun Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, didampingi jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah, menyambut kun
Ekonomi
MATATELINGA, Aceh Selatan Tokoh masyarakat sekaligus politikus senior Partai Golkar dan mantan anggota DPRK Aceh Selatan, Teuku Mudasir, me
Aceh