MATATELINGA, Medan : Seorang wanita bernama sirikodijah yang hendak menyebarang jalan tetabrak sepada motor hingga keritis, sehingga pengendara sepeda motor yang hendak mendahului dengan kecepatan tinggi ,terjatuh mengalami luka parah dan keritis kamis malam jumat.
Seorang pengendara sepeda motor yamaha jupiter mx yang diketahui bernama syarul ambri, merupakan warga bintang meria batang kuis deli serdang ini luka kritis dan wanita bernama sikodijah merupaka warga martubung juga mengalami keritis ditempat kejadian tersebut.
Setelah sepeda motor menambarak wanita yang lagi menyebrang jalan kaki yang juga mengalami kecelakaan dan kritis dikawasan jalan komodor laut yos sudarso, kilo meter 14 kelurahan martubung kecamatan medan labuhan sumatera utara.
[br]
Korban yang luka parah dan kritis ditempat tersebut, berada ditengah jalan sehingga menimbulkan kemacatan pajang, langsung korban pria dan wanita dievakuasi ke mobil pick up untuk dibawa ke rumah sakit rs delima martbung, sempat membuat repot petugas dsn warga untuk mengatur arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang dari arah medan menuju belawan.
Kecelakaan yang bukan pertama kali terjadi dan banyak menelan korban jiwa khususnya pengendara sepeda motor yang kritis, yang tidak ada penerangan lampu jalan dan sepajang jalan gelap dilalui banyak kedaraan roda empat dan roda dua melitasnya.
Kenderaan sepeda motor bersenggolan dengan wanita yang hendak menyerbang jalan dan kedaraan yang menabarak seorang wanita bernama siti kodijah dan terpental sehingga mengalami luka serius di bagain kepala dan badan, tangan sehingga terjatuh ditengah badan jalan, kini korban sepada motor mengalami keritis sedang wanita bernama siti kodijah mengalami keritis setelah di tabrak oleh sepeda motor dengan plat polisi bk 6725abd.
Kini petugas kepolisian dari sat lantas polsek medan labuhan telah mengumpulkan keterangan dari para saksi dan keluarga korban untuk dibawa ke kantor polisi berserta barang bukti sepeda motor berwarna hitam merah miki sikorban/ dan sim/ stnk dan polisi masih dalam penyidikan lebih lanjut.