Kamis, 01 Oktober 2026 WIB

Duel Maut Supir Angkot dan Kernet Truk di Labuhan

Hendra - Jumat, 29 Desember 2023 07:04 WIB
Duel Maut Supir Angkot dan Kernet Truk di Labuhan
Suasana duka dikediaman rumah korban.
MATATELINGA, Medan : Seorang sopir angkutan kota (angkot) di Kota Medan, Sumatera Utara meregang nyawa usai dianiaya dan terlibat cekcok dengan seorang kernet truck dikawasan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara pada Rabu (27/12/2023) malam.

Penganiayaan tersebut diduga dipicu lantaran kernet truck kesal dan tidak sabar, yang saat itu korban parkir didepan gudang sementara truck hendak masuk kedalam gudang.

BACAJUGA

Korban yang merupakan sopir angkot yakni bernama Safarudin Ritonga, pria berusia 57 tahun warga Jalan Kolonel Yos Sudarso Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara. Korban meregang nyawa diduga usai dianiaya oleh seorang kernet truck bernama Revaldo, pria berusia 21 tahun, warga Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan.


Korban tewas dengan luka dibagian kepala, memar dibagian tubuh dan ada bagian tubuh yang mengalami patah tulang.

Menurut istri korban, Sarifah mengatakan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu 26 Desember 2023 sekira pukul 20.30 WIB malam. Saat itu korban tengah berhenti dan parkir didepan gudang untuk menarik penumpang tepatnya di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

[br]

Dengan bersamaan, datang satu unit truck yang dikerneti oleh terduga pelaku yakni Revaldo yang hendak masuk kedalam gudang tersebut. Selanjutnya kernet yang merupakan terduga pelaku turun dari truck menyuruh korban untuk memundurkan kendaraan angkotnya, dikarenakan kondisi jalan yang macet korban tak kunjung memundurkan angkotnya sehingga membuat kernet truck emosi dan memaki-maki korban.


Tak terima dimaki, korban kemudian turun dari angkotnya dan mendatangi sang kernet. Sempat terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku hingga akhirnya korban dianiaya oleh pelaku

"Truck mau masuk kedalam gudang dengan posisi mundur, rupanya gak dapet, truck maju lagi sementara angkot kami di suruh atrek (mundur) kebelakang sama kernetnya karena dibelakang sudah macet, terus dimaki kernet tadi korban. Korban turun dari angkotnya dan menemui kernet tersebut langsung ditumbuk (pukul) korban dibagain dada berkali-kali terus korban terjatuh, " kata Sarifah saat ditemui awak media dirumahnya, Kamis (28/12/2023) sore.

[[br]

Tak hanya itu, korban yang saat itu terjatuh dan tidak berdaya masih dikejar oleh pelaku dan kembali menganiaya korban. Warga sekitar lokasi yang saat itu berada dilokasi mencoba melerai keduanya dan membawa korban ke Rumah Sakit Delima Medan. Namun naas, korban akhinya meregang nyawa setelah mendapat perawatan medis dirumah sakit tersebut.

"Ada warga yang misah, kemudian bapak (korban) dibawa ke Rumah Sakit gak lama bapak nyawanya gak tertolong lagi, " ujarnya.


Petugas Unit Reskrim Kepolisian Sektor Medan Labuhan yang saat itu menerima laporan adanya korban penganiayaan yang meninggal dunia langsung turun ke lokasi kejadian perkara dan melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa senjnlaj saksi dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

Tak butuh waktu lama, petugas Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan pun berhasil mengamankan pelaku yakni bernama Revaldo yang merupakan kernet truck. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Medan Labuhan untuk proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, usai dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jenazah korban kemudian diserahkan polisi kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Usai dimandikan dan disholatkan jenazah korban kemudian langsung dikebumikan di perkuburan muslim dikawasan Kecamatan Medan Labuhan.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru