Kamis, 17 September 2026 WIB

KBRI Koordinasi Polisi Malaysia Selamatkan WNI Asal Langkat Disiksa Mafia

Redaksi - Kamis, 21 September 2023 09:26 WIB
KBRI Koordinasi Polisi Malaysia Selamatkan WNI Asal Langkat Disiksa Mafia
Matatelinga.com
Wanita yang menjadi korban penculikan fan penyiksaan mafia di Malaysia.
MATATELINGA, Medan : Nasib tragis dialami fadila fauziah saat bekerja di Malaysia. Dia mengalami penyiksaan, penyekapan oleh mafia (Along), dan pemerasan terhadap keluarganya meminta tebusan ratusan juta di Langkat.(20/09/23)




Kisah pilu itu berawal saat Fadila bersama suaminya mengadu nasib ke negri Jiran yaitu Malaysia ketika Dia berangkat ke negeri jiran bersama suami.

BACAJUGA



Selang berapa bulan berjalan jadi suami nya ini, pulang ke medan,nah beberapa bulan istrinya di malaysia, mulai ada yang membuntuti sama seseorang tidak dikenal, beberapa hari kemudian dapat kabar dari pesan vidio WhatsApp dari seseorang di kirim ke suaminya, istrinya sudah di sekap dan di disiksa dimalaysia.

Dalam vidio itu bermacam macam siksaan,mulai dari pemukulan, rambutnya di gunting, di setrum dan dicucuk pakai jarum, agar suami memberikan uang tebusan ratusan juta , “nah kemudian suami nya sudah tidak tahan lagi dan mengadukan kepada kantor hukum kami,Pada tanggal(14 September 2023), kami di medan mendapat laporan dari suami atas nama abdul gofur bahwasanya istrinya bernama fadilah fauziah di culik dan disiksa mafia atau dengan kata lain along di malaysia,
“tim kami langsung ambil langkah cepat berangkat ke malaysia dan mendatangi kbri lalu disambut baik oleh bapak juliarman E.P pasaribu,S,SOS,S.I.K,M.SI, selaku pimpinan beliau memerintahkan jajaran untuk mendampingi kami membuat laporan polisi di wilayah ipd serdang selangor dan hari itu juga laporan polisi dibuat, lalu(17 september 2023) pelaku langsung diamankan kepolisian diraja malaysia wilayah hukum ipd timur laut pulau pineng,alhamdulillah ibu fadila fauziah berhasil di selamatkan, banyak luka di sekujur tubuh beliau dan saat ini sedang dalam perawatan dan penjagaan kami saat ini di malaysia menuju pulang ke tanah air tutur Rahmat Junjung Sianturi S.H dan Said Firhad Assagaf,S.H selaku kuasa hukum korban penculikan.(mtc)

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru