MATATELINGA, Pancurbatu : Apes "menyambangi" korban,Samuel Gregorius Alexander Nahampun (18) warga Martubung, Medan Marelan ini. Dimana, saat dirinya bersama dengan teman sekolah nya memancing di pantai 800 yang terletak di Desa Durin Jangan, Kec. Pancurbatu, Kab. Deli Serdang, dirinya malah tewas tenggelam. Kejadian tersebut diketahui, Kamis (4/5/2023) sekitar pukul 10.00 wib.
Informasi yang diperoleh Matatelinga menyebutkan bahwa korban bersama tiga orang rekan nya, yang masing-masing John Fernando Purba (18), Rico Jonathan Hutagaol (18) serta Jerremia Hutasoit (23) hendak pergi memancing ikan di pantai tersebut.
Sebelum memancing, korban dan rekan-rekan nya pun terlebih dahulu membeli benang pancing ke salah satu warung. Namun apa yang dibutuhkan tidak ada. Dan mereka pun memutuskan untuk membeli nasi bungkus. Yanag mana nasi bungkus tersebut dibawa ke lokasi pantai dimana mereka berniat hendak memancing.
[br]
Dari informasi tersebut, korban dan teman nya tersebut pun mandi-mandi di sungai pantai 800 tersebut usai menyantap nasi bungkus yang mereka beli. Namun secara mendadak, korban terlihat hanyut dan korban sempat berteriak minta tolong.
Jerremia yang mendengar teriakan korban berupaya menolong korban. Namun, diduga korban yang takut dan panik sempat menarik Jerremia ke dalam air yang membuat Jerremia melepaskan korban dan berenang ketepi sungai. Dimana kondisi air sungai deras dan mengalami keruh.
Dari informasi tersebut pula, korban yang bersetaus pelajar tersebut masih sempat kembali minta tolong kepada teman nya, Riko. Yang mana Riko sempat mencari tali untuk menyelamatkan korban, namun upaya tersebut tidak membuah kan hasil dan akhirnya korban hanyut terseret deras nya arus sungai. Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan ke Polsek Pancurbatu. Hingga berita ini dikirim ke redaksi, korban masih dalam pencarian pihak Basarnas.
Menurut informasi, pencarian diduga akan dilanjutkan esok hari dimana kondisi cuaca mengalami hujan deras serta dasar sungai juga penuh dengan sampah. Kondisi tersebut membuat pencarian korban mengalami kesulitan.(Mtc/Edi).-