Minggu, 13 September 2026 WIB

Pemkab Humbahas Klarifikasi Soal Pekerjaan Lapen Desa Bonan Dolok II Sijamapolang

- Jumat, 06 Januari 2023 21:57 WIB
Pemkab Humbahas Klarifikasi Soal Pekerjaan Lapen Desa Bonan Dolok II Sijamapolang
Gamael/matatelinga.com
Inspektorat, didampingi kepolisian dari Tipikor melakukan pemeriksaan proyek lapen di Desa Bonan Dolok II Kecamatan Sijamapolang Kabupaten, Jum'at (06/01/2023)
MATATELINGA, Humbahas : Sekaitan, viralnya pekerjaan lapen di Desa Bonan Dolok II Kecamatan Sijamapolang Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) karena dapat dicongkel pakai tangan dan dinilai tidak sesuai kontrak. Hal ini telah diklarifikasi oleh pihak Pemerintah Humbahas.


Melalui siaran pers Dinas Kominfo Humbahas menjelaskan, bahwa sesuai hasil uji sampling pekerjaan lapen dengan penyedia PT Ann Ola Mandiri telah dilaksanakan dengan tebal dan lebar sesuai kontrak/SPK.

Dari lebar hingga ketebalan terpasang, yaitu lebar 3,00 m dan tebal 5 cm. Namun, penyiraman aspal lapen melewati badan jalan yaitu sampai ke bahu jalan.

Baca Juga:Direktur Utama BAKTI Kominfo Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi, Berikut Rekam Jejaknya!

"Pengaspalan Jalan Sosor Julu Menuju Lumban Julu Desa Bonan Dolok II dengan penyedia PT Ann Ola Mandiri dengan Nomor Kontrak : 2/SPK-PL/BM.IV/PUTR/XI/2022 Tanggal 11 Nopember 2022,

Nilai Kontrak : Rp199.700.000, Masa Pekerjaan : 11 Nopember â€" 25 Desember 2022 dan Item Pekerjaan Utama yaitu Lapen sepanjang 390m x 3,00m," seperti dikutip pada, Jum'at (06/01/2023).


Dalam rilis itu disebutkan juga, bahwa tim kunjungan ke lapangan yang diikuti pihak Inspektorat Kabupaten, Dinas PUTR, Polres Humbahas disaksikan Perangkat Desa Bonan Dolok II telah menguji lebar dan ketebalan pekerjaan lapen.

Diantaranya, pada Sta. 0+000 (titik 2 meter dari awal), lebar tertutup aspal 3,20 m, tebal lapen 5 cm. Pada Sta. 0+195, lebar tertutup aspal 3,00 m, tebal lapen 5,50 cm.

[br]

Kemudian, sta. 0+380, lebar tertutup aspal 3,25 m, tebal lapen 5,50 cm (lokasi yang diduga titik pencongkelan lapen pada pemberitaan medsos).

Dari kondisi tersebut, lebar yang tersiram aspal ±3,20 m melewati lebar yang ditetapkan 3,00 m. Kondisi pekerjaan lapen yang divideokan/ diviralkan dalam media sosial saat kunjungan ke lapangan telah berubah akibat sudah diperbaiki oleh rekanan.


Sesuai hasil pengujian ketebalan lapen pada 3 titik yang salah satunya ditargetkan pada titik pengambilan lokasi video viral.

"Tim belum dapat meminta klarifikasi kepada pembuat video tentang lokasi/ titik yang diviralkan dapat dicongkel pakai tangan tersebut. Sehingga tidak dapat dipastikan apakah titik tersebut masuk dalam badan jalan atau dicongkel pada bahu jalan.

Adanya perubahan lapangan akibat telah diperbaiki rekanan sehingga benar tidaknya pencongkelan apakah di badan jalan atau dibahu jalan sebagaimana yang diviralkan tersebut belum dapat dipastikan lagi," tutupnya.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru