Kamis, 09 Juli 2026 WIB

Bupati Sergai Kembali Raih Penghargaan Pembina K3

Admin - Sabtu, 28 Juni 2014 22:20 WIB
Bupati Sergai Kembali Raih Penghargaan Pembina K3

Matatelinga - Sergei, Untuk keempat kalinya, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman kembali meraih anugrah penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia, melalui Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Drs. H. A. Muhaimin Iskandar, M.Si sebagai Kepala Daerah yang sukses melakukan pembinaan terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap perusahan dan  lembaga industri tahun 2014. Sebelumnya penghargaan serupa diterima pada Tahun 2008, 2011 dan 2012.

Penghargaan yang membanggakan tersebut  diserahkan langsung oleh Menakertrans RI, Muhaimin Iskandar atau Cak Min di gedung Bidakara Jakarta Selatan, dengan disaksikan ribuan undangan dari berbagai provinsi se-Indonesia serta pejabat tinggi Negara setingkat Dirjen, Senin malam (26/5/2014).

Dalam kesempatan tersebut, selain Bupati Sergai Ir. H. Soekirman,  tercatat 15 orang Gubernur dan 29 orang lagi Bupati/Walikota daerah lain di Indonesia yang juga mendapat penghargaan yang sama. Dan untuk Provinsi Sumatera Utara (Provsu) ada 7 Kab/Kota yaitu Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan dan Kabupaten Labuhan Batu Utara.

Untuk perusahaan penerima penghargaan sertifikat Bendera Emas SMK3 dari Kabupaten Sergai yaitu 3 perusahaan dan Zero Accident (nihil kecelakaan) sebanyak 15 perusahaan.

Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan, pihaknya terus menerus melakukan upaya sosialisasi dan pembinaan pelaksanaan K3 kepada seluruh stakeholder, termasuk keterlibatan unsur manajemen, serikat pekerja/serikat buruh dan pekerja/buruh serta pimpinan pemerintah daerah. Karenanya, pemerintah sangat mengapresiasi kepada Gubernur, Walikota/Bupati, para pengusaha, pekerja dan masyarakat yang telah melaksanakan K3 dalam setiap kegiatan sehingga meningkatkan aspek perlindungan kerja, mutu kerja dan produktifitas kerja.

"Kesadaran akan pentingnya penerapan K3 di lingkungan kerja tidak hanya menghindarkan diri dari kecelakaan kerja namun dapat meningkatkan aspek perlindungan pekerja dan menambah produktifitas, kesejahteraan pekerja. Jadi semua pihak harus terlibat secara optimal dalam penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja guna mengurangi kecelakaan kerja dan akibat penyakit kerja," kata Muhaimin.

Untuk itu pria yang akrab disapa Cak Imin ini minta agar pelaksanaan K3 di perusahaan harus dilaksanakan melalui pendekatan kesisteman dengan melibatkan seluruh manajemen, tenaga kerja, kontraktor dan sumber-sumber produksi lainnya yang terintegrasi dengan Sistem Manajemen Perusahaan. Selain pemenuhan kewajiban peraturan perundang-undangan, juga upaya untuk memenuhi tuntutan perdagangan internasional. 

"Saya mengajak pimpinan pemerintah daerah, para pengusaha, pekerja dan masyarakat di seluruh Indonesia agar melakukan upaya kongkrit pelaksanaan K3, serta meningkatkan kesadaran, partisipasi dan tanggung jawab menciptakan prilaku K3. Dengan demikian K3 benar-benar menjadi budaya bangsa Indonesia pada tahun 2015," harapnya.

Bupati Serdang Bedagai Ir. H. Soekirman didampingi Kadis Sosnakerkop H. Karno SH, M.AP, usai menerima penghargaan tersebut, menyampaikan rasa syukur yang amat dalam atas reward ini. Sekaligus mengucapkan terimakasih kepada perusahaan-perusahaan di Sergai yang terpilih sebagai perusahaan yang zero insiden. "Ini adalah yang keempat kalinya kita terima sejak tahun 2008 lalu. Dimana tingkat keberhasilan dalam pembinaan keselamatan kerja di Sergai ini terus meningkat," ujar Bupati.

Bupati Soekirman berharap dengan adanya penghargaan ini dapat menjadi motivasi dan memacu pada perusahaan-perusahaan lain agar menerapkan norma K3 dengan sebaik-baiknya, pungkas Bupati.

 

(Koko/Mt)

 

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru