MATATELINGA, Lingga :Babinsa Desa Laboh, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Praka Dwi Santoso, bersinergi dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Lingga melaksanakan patroli dan pemantauan sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah binaannya. Langkah proaktif ini dilakukan guna memonitor sekaligus mengantisipasi stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok pangan masyarakat tetap aman selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minggu (22/02)2026)
Dalam kesempatan ini, petugas mengecek langsung ke lapangan harga berbagai komoditas vital sehari-hari, antara lain beras, tepung terigu, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, dan kebutuhan sembako lainnya. Patroli pengawasan ini dilakukan secara ketat untuk mencegah segala bentuk permainan harga, praktik manipulasi, hingga potensi penimbunan barang oleh oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan hingga saat ini, kondisi harga bahan pokok di Kecamatan Senayang masih tergolong relatif stabil dan belum menunjukkan adanya lonjakan kenaikan yang signifikan.
Baca Juga:
Menanggapi kegiatan pengawasan ini, Praka Dwi Santoso selaku Babinsa Desa Laboh menegaskan komitmen pihak keamanan dan pemerintah daerah dalam melindungi konsumen. "Kami bersama Dinas Perdagangan akan terus turun ke lapangan untuk memastikan tidak ada oknum yang memanfaatkan momen Ramadhan dan Idul Fitri untuk meraup keuntungan dengan cara yang salah. Stabilitas
harga dan ketersediaan barang adalah prioritas kami demi kenyamanan masyarakat," tegas Praka Dwi Santoso.
Langkah nyata pengawasan ini disambut dengan sangat baik dan mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Ibu Siti, salah seorang ibu rumah tangga di Desa Laboh, mengungkapkan rasa leganya atas kehadiran petugas di pasar. "Alhamdulillah, dengan adanya bapak TNI dan petugas dari dinas yang rutin mengecek warung dan pasar, kami warga jadi merasa jauh lebih tenang. Harapan kami, harga-harga bisa terus stabil dan barang tidak langka sampai Lebaran nanti," ungkapnya.
Baca Juga:
Ke depannya, sinergi pengawasan antara TNI dan instansi pemerintah daerah ini diharapkan dapat terus menjaga stabilitas
harga dan ketersediaan bahan pokok secara konsisten. Dengan terciptanya iklim
pasar yang aman dan terkendali, seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan nyaman, tanpa harus merasa terganggu atau resah oleh bayang-bayang kelangkaan maupun lonjakan
harga sembako di
pasaran