MATATELINGA, Lingga :Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, arus mudik di wilayah kepulauan mulai menunjukkan peningkatan. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, Babinsa Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Sertu Hp Hutagalung, menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus monitoring ketat di Pelabuhan Tanjung Kelit, Senin (16/02). Kegiatan ini difokuskan pada pengamanan keberangkatan kapal feri tujuan Tanjungpinang yang menjadi moda transportasi utama warga setempat.
Sertu HP. Hutagalung tidak bekerja sendiri. Ia bersinergi dengan anggota TNI AL yang bertugas di pos pelabuhan serta petugas Syahbandar setempat. Kolaborasi ini dilakukan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kondisi fisik pelabuhan, kelengkapan fasilitas keselamatan (life jacket) di atas feri, hingga pengaturan alur antrean penumpang agar tetap tertib dan tidak terjadi penumpukan di pintu masuk dermaga. Langkah preventif ini diambil untuk meminimalisir risiko kecelakaan laut dan gangguan keamanan selama periode sibuk ini.
Baca Juga:
Sertu HP. Hutagalung menekankan pentingnya kesadaran penumpang terhadap keselamatan diri. "Kami mengimbau keras agar penumpang mematuhi aturan di atas kapal, seperti tidak berada di area terbuka atau keluar dari ruang penumpang saat kapal sedang berlayar. Selain itu, kami mengingatkan agar setiap penumpang waspada terhadap barang bawaan, mencatat nomor kursi, dan menjaga barang berharga guna menghindari kejadian barang tertinggal atau tertukar," ujarnya di sela-sela kegiatan monitoring.
Kegiatan pengamanan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penciptaan suasana kondusif. Pihak keamanan pelabuhan juga menyerukan pentingnya menjaga kebersihan dan sikap saling menghormati antarpenumpang selama perjalanan. Sinergitas antara TNI AD, TNI AL, dan Syahbandar ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak merayakan Imlek bersama keluarga, sekaligus memastikan arus mudik berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Respons positif datang dari para pengguna jasa transportasi laut.
Baca Juga:
Ahui (45), salah seorang warga yang hendak berangkat ke Tanjungpinang, mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat di pelabuhan. "Tentu kami merasa lebih aman dan terbantu. Dengan adanya Pak Babinsa dan petugas lain yang mengecek kapal dan mengatur antrean, suasana jadi lebih tertib dan tidak semrawut. Kami jadi lebih yakin keselamatan kami diperhatikan sebelum kapal berangkat," ungkapnya.