MATATELINGA, Asahan :Sudah selama kurang lebih delapan hari pelaksanaan pengerjaan pengecoran badan jalan (Rabat beton) sepanjang 1.226 meter di desa Silo Bonto kecamatan Silau Laut dilaksanakan oleh tim Satgas TMMD ke 124 tahun 2025 Kodim 0208/Asahan Korem 022/Pantai Timur, sudah mencapai sekitar 350 meter, Selasa (13/05/2025).
Keterangan Dandim 0208/Asahan selaku komandan Satgas TMMD ke 124 tahun 2025 Kodim 0208/Asahan Korem 022/Pantai Timur, Letkol (Inf) Muhammad Bassaweranyang disampaikan Pasi Intel Kodim 0208/Asahan Kapten (CPL) H.Panjaitanserta didampingi staf seksi penerangan Kodim 0208 Asahan Indra membenarkan hingga sampai hari ini pelaksanaan program pembuatan jalan rabat beton yang merupakan program unggulan TMMD ke 124 tahun 2025 Kodim 0208 Asahan sudah mencapai hasil kurang lebih 25 prosen dari target yang direncanakan atau sudah rampung diselesaikan sepanjang 350 mete lebih dari rencana pembuatan rabat beton sepanjang 1.225 meter dengan kelebaran 4 meter serta ketebalan rabat beton tersebut 0,13 centi meter, ujarnya.
[br]
Lebih lanjut Pasi Intel Kodim 0208 AsahanKapten (CPL) H.Panjaitanyang didampingi staf seksi penerangan Kodim 0208 Asahan Indra juga mengatakan dari program TMMD 2025 Kodim 0208/Asahan ini juga telah banyak melakukan kegiatan lain selain program utamanya, yaitu sisi lain yang telah dilaksanakan Tim Satgas TMMD ini diantaranya pembangunan non fisik serta pemberian motifasi ke masyarakat dengan memberikan penyuluhan , serta penanganan kesehatan juga tentang penyuluhan dampak dan bahayanya narkotika.
Program TMMD 2025 kodim 0208/Asahan ini dari mulai pembukaan dimulai TMMD 2025 pada 06 Mey 2025 hingga saat ini,masyarakat desa Silo Bonto beserta perangkat desa lainnya sangat antusias saling bahu membahu untuk mensukseskan kegiatan ini, dan kami sangat bangga dengan respon masyarakat tentang ini, dan kami percaya kehadiran TNI dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa ditengah tengah masyarakat sangat dinantikan dan diharapkan, terlebih lagi dengan dibangunnya akses jalan dengan sistem rabat beton sepanjang 1.225 meter ini, nantinya akan memudahkan warga masyarakat didesa ini untuk mengangkut hasil pertaniannya maupun kegiatan masyarakat lainnya untuk beraktifitas, warga masyarakat tidak lagi mengalami hambatan seperti jalan becek dan berlumpur serta berlobang.
Nantinya bila selesai pembangunan ini, kami juga berharap warga masyarakat dan perangkat desa untuk tetap menjaga dan merawat jalan yang sudah terbangun ini, kendaraan pengangkut hasil pertanian yang melewati jalan juga harus sesuai dengan tonasenya, agar keawetan badan jalan terjaga, ungkapnya (dieks)