Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

Diguyur Hujan Terus Menerus, Suangai Meluap Jalan Lintas Kabupaten Aceh Barat Ke Geumpang Kabupaten Pidie Lumpuh

- Minggu, 18 November 2018 20:25 WIB
Diguyur Hujan Terus Menerus, Suangai Meluap Jalan Lintas Kabupaten Aceh Barat Ke Geumpang Kabupaten Pidie Lumpuh
google
ilustrasi
MATATELINGA, Meulaboh: Jalan nasional menghubungkan Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat ke Geumpang, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh ambruk dan terputus sepanjang 150 meter akibat di landa banjir dahsyat, dan mengakibatkan air sungai meluap di wilayah administrasi Kecamatan Tangse. Minggu (18/11/2018).

Banjir dan longsor terjadi di Kabupaten Pidie yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Aceh Barat itu sejak Jumat 16 November 2018 malam, bencana alam tersebut dipicu hujan yang sangat deras di daerah pegunungan dan berdampak terhadap kerusakan beberapa unit rumah warga.

Bencana banjir dan tanah longsor tersebut terjadi di delapan kecamatan Kabupaten Pidie, sejak 16 November 2018 pukul 20.30 WIB, putusnya jalan Tangse tujuan Beureuneun di kilometer 43 wilayah Desa Blang Bungong, Kecamatan Tangse sepanjang 150 meter.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menerima laporan dari BPBD Pidie terkait banjir dan tanah longsor terjadi di delapan kecamatan yakni, Kecamatan Tangse, Mutiara Timur, Mutiara, Tiro/ Truseb, Mila, Indrajaya, Keumala dan Titeu.

"Jalan lintas nasional tersebut ambruk akiabt diterjang luapan sungai sehingga terputus. Krueng Inoeng dan Krueng Layan meluap pada Jum'at malam tapi tidak ada korban karena malam hujan warga tidak ada yang melintas," katanya lagi.

Titik longsor terjadi pada lima lokasi yakni, di jalan Pulo Sunong tujuan Blang Rimeh, kemudian di jalan Blang Bungong tujuan Blang Tengeh, jalan Pucok tujuan Layan, serta Blang Dhot tujuan Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

"Kondisi jalan
aspal yang terputus sepanjang kurang lebih 150 metersudah bisa dilewati setelah dilakukan penanganan darurat sejak tadi malam namun jalan timbunan material kerikil itu dipastikan tidak bertahan lama apabila sungai kembali meluap," kata Abdul Samad Warga Desa Blang Jeurat, Kecamatan Tangse, kepada wartawan." Tuturnya.

Sementara kondisi rumah warga yang ditemukan rusak berat ditemukan sebanyak empat unit, masing - masing satu unit di Desa Blang Bungong, satu unit di Desa Layan, satu unit di Desa Sunong dan satu unit di Desa Blang Dhot.
Editor
:
Sumber
: okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru