Kamis, 17 September 2026 WIB

Pemko Targetkan 500 Ribu Wisatawan Kunjungi Banda Aceh

- Minggu, 25 Maret 2018 18:10 WIB
 Pemko Targetkan 500 Ribu Wisatawan Kunjungi Banda Aceh
mtc/net
Museum Tsunamai Banda Aceh
MATATELINGA, Banda Aceh - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, pada tahun 2018, menargetkan 500 ribu wisatawan nusantara dan mancanegara untuk mengunjungi pariwisata di Banda Aceh.

"Dan pada 2019 nanti, diharapkan kunjungan wisatawan local dan asing bisa menembus angka 1 juta pengunjung," target Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman pada malam puncak Pemilihan Agam Inong-Duta Wisata Banda Aceh 2018, di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Sabtu malam lalu (24/3).

Menurut Aminullah Usman, jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Bali misalnya, pariwisata masih tertinggal jauh soal jumlah kunjungan wisatawan. Apalagi dengan negeri jiran Malaysia, angka kunjungan wisatawannnya mencapai 14 juta per-tahun. "Kami yakin dengan upaya semua pihak  dan promosi secara masif baik via Medsos maupun media lainnya, target tersebut dapat tercapai," optimisnya.

Ditambahkannya, target tersebut tidak muluk-muluk dan realistis, mengingat begitu banyaknya potensi wisata Banda Aceh yang dapat 'dijual' kepada dunia luar. "Mulai dari wisata sejarah, wisata budaya, wisata religi, wisata edukasi tsunami, wisata kuliner hingga wisata bahari," terangnya.

Oleh karenanya, lanjut Aminullah, semua pihak dapat memberikan dukungan dan harus optimis dengan prospek pariwisata di kota tersebut. "Kami mengajak kepada para pelaku jasa pariwisata dan segenap elemen kota Banda Aceh, untuk menyatukan misi dan saling bersinergi dengan pemerintah untuk memajukan sektor pariwisata di Banda Aceh. Ini juga menjadi salah satu cara untuk mendongkrak perekonomian masyarakat," ajaknya.

Terkait ajang pemilihan Agam Inong Duta Wisata, sambung Aminullah, dirinya berharap akan mendapatkan figur yang tepat dan berperan optimal dalam mempromosikan pariwisata Banda Aceh. "Bekali diri dengan pengetahuan yang mumpuni soal segala kelebihan kota kita, dan juga kuasai bahasa asing," pesannya, sembari meminta tolonguntuk 'jual' Banda Aceh ke dunia luar dengan berbagai kelebihannya mulai dari Masjid Raya Baiturrahman dan cagar budaya lainnya, termasuk kuliner Aceh yang telah saya beri label baru 3E, yakni enak, enak sekali, dan enaaak sekali.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Banda Aceh, M Rizha mengatakan pemilihan Agam Inong Duta Wisata 2018 merupakan ajang ke-11 yang telah digelar pihaknya. "Tahun ini kita mengangkat tema Preserving History and Culture through Technology." Terangnya.

Sejak dibuka pendaftaran pada Januari lalu, lanjut M Rizha, ada 82 orang yang mendaftar, dan setelah melewati serangkaian tes termasuk pengetahuan agama, terpilihlah 10 pasang finalis Agam Inong pada malam ini. Kita semua berharap mereka ini nantinya dapat menjadi pelopor dan ujung tombak promosi pariwisata Banda Aceh, serta memberi dampak yang signifikan terhadap kemajuan sektor pariwisata Banda Aceh.

Pembukaan pemilihan Agam Inong Duta Wisata Banda Aceh 2018 ditandai dengan penabuhan Rapai oleh walikota bersama sejumlah tamu undangan di antaranya Ketua DPRK Arif Fadillah, Wakil Walikota Zainal Arifin, Sekda Bahagia, Ketua TP-PKK Aceh Darwati A Gani, dan Ketua TP-PKK Banda Aceh Nurmiaty AR. (Mtc/tris/Ali Akbar).
Editor
:
SHARE:
 
Komentar
 
Berita Terbaru