Kamis, 09 Juli 2026 WIB

Adzan Kembali Menggema di Masjid Syuhada Aceh Tamiang Usai Dapat Bantuan Sound Sistem Mabes Polri, 2 Minggu Tak Pakai Pengeras Suara

Putra - Jumat, 19 Desember 2025 11:12 WIB
Adzan Kembali Menggema di Masjid Syuhada Aceh Tamiang Usai Dapat Bantuan Sound Sistem Mabes Polri, 2  Minggu Tak Pakai Pengeras Suara
Azan di masjid.

MATATELINGA, Tamiang :Setelah dua minggu adzan tak terdengar keluar, sekarang mulai menggema lagi di Masjid Syuhada, Kabupaten Aceh Tamiang.

Suara muazin kini terdengar jelas keluar masjid ke pemukiman, jalanan hingga gedung-gedung di sekitarnya.

Baca Juga:

Orang-orang mulai berduyun-duyun mendatangi masjid untuk menunaikan salat Magrib berjamaah.

Mereka mengambil wudhu di penampung air yang berada di dekat pintu masuk, lalu menunaikan salat dengan khusyuk.

Baca Juga:

Sebelum adzan, personel Brimob yang bertugas di Aceh Tamiang mengumandangkan adzan.

Masjid Syuhada berada di Jalan Lintas Banda Aceh, Desa Gampong Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Selama dua Minggu, sejak 26 November lalu masjid yang begitu vital hampir lumpuh akibat banjir.

Baca Juga:

Lumpur setinggi betis menumpuk di dalam, maupun luar masjid.

Selain itu, seluruh barang dan pengeras suara rusak total.

Baca Juga:
Kondisi masjid mulai berubah, usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau masjid pada Kamis 11 Desember lalu.

Ia merasa prihatin karena adzan yang biasa berkumandang tak lagi terdengar keluar.

Suara muazin yang biasa menggema ke pemukiman, maupun perkantoran tak lagi terdengar karena pengeras suara rusak.

Baca Juga:

Ditambah, Listyo mendengar kalau sehari lagi masyarakat akan melakukan salat Jumat, tapi masjid belum bisa digunakan.

Kemudian, ia memerintahkan personelnya membersihkan lumpur dan membuat sumur bor untuk mengambil wudhu.

Komandan Pasukan Brimob 1, Korbrimob, Brigjen Anang Sumpena mengatakan, di hari yang sama, tim gabungan membersihkan masjid dari Kamis siang, hingga Jumat dinihari sekira pukul 02.30 WIB.

Baca Juga:

Proses pembersihan lumpur, sampai yang paling berat untuk membuat sumur.

Air benar-benar bersih siap digunakan untuk berwudhu sekitar pukul 02.30 WIB.

Baca Juga:
Sehingga keesokan harinya, Jumat 12 Desember, para jemaah bisa menunaikan salat Jumat, setelah 2 pekan masjid tak bisa digunakan.

"Sehingga waktu kunjungan bapak Kapolri kedua kalinya ke Aceh Tamiang tanggal 12 Desember 2025 tepat di hari Jumat kami segera melaporkan ke pak Kapolri bahwa Masjid Syuhada yang diharapkan supaya bisa melaksanakan salat Jumat hari ini bisa terlaksana," kata Komandan Pasukan Brimob 1, Korbrimob, Brigjen Anang Sumpena, Kamis (18/12/2025).

Setelah masjid bisa digunakan, ternyata pengeras suara masih rusak, sehingga suara adzan tidak terdengar keluar.

Baca Juga:

Kemudian pengurus masjid meminta kepada Kapolri untuk diberi bantuan pengeras suara, pengganti yang rusak akibat banjir.

Tak lama kemudian, Kapolri mengirimkan mesin genset dan pengeras suara.

Namun, usai pengeras suara dikirim sempat terkendala memasangnya.

Baca Juga:

Sampai akhirnya, personel Polisi dari Mabes Polri datang untuk memasang.

Senin 15 Desember lalu, barulah adzan yang sudah 2 minggu lebih tak menggema keluar, kembali terdengar jelas.

Baca Juga:
"Namun, ada beberapa hal karena teknisi masyarakat di sini belum ada sehingga alat tersebut beberapa hari meskipun alat sudah ada tidak dapat terpakai. Sehingga AKBP Jecky atas perintah bapak Aslog Kapolri datang kemari untuk menghidupkan Masjid Syuhada," ungkapnya.

"Jadi, pengeras suara dipasang 3 hari ke belakang. Syukur alhamdulillah, hari ini adzan maghrib sudah berkumandang dan kita pun sudah sama-sama melaksanakan salat Maghrib, kemudian masyarakat pun sangat bersyukur kepada Allah atas perantara bapak Kapolri, perhatian beliau mendengar curhatan masyarakat sehingga kegiatan ibadah di Masjid syuhada sudah berjalan normal," sambungnya.

Pengurus Masjid Syuhada, Abdullah mengatakan, bersyukur karena adanya bantuan genset, sound sistem, sumur bor dan pembersihan masjid yang dilakukan Polisi.

Baca Juga:

Kini warga sekitar, musafir, relawan sudah bisa beribadah kembali setelah 2 pekan masjid lumpuh.

"Selama ini adzan hanya terdengar di dalam. Namun setelah ada bantuan dari Kapolri 4 toa di atas sudah terdengar lagi suara adzan," ungkapnya.

Mabes Polri Target Hidupkan Seluruh Masjid di Aceh Tamiang, Rumah Hingga Fasilitas Publik

Baca Juga:

Komandan Pasukan Brimob 1, Korbrimob, Brigjen Anang Sumpena mengatakan, tim gabungan Korbrimob, Polda Aceh bukan cuma membersihkan Masjid Syuhada.

Masjid-masjid lainnya juga dibersihkan dari lumpur, diberi pengeras suara baru, hingga dibuatkan sumur bor.

Baca Juga:
Beberapa diantaranya 4 masjid lainnya yaitu di masjid Al-Hikmah, At-Taqwa, Masjid Baiturrahman dan Masjid Jami Baiturrahman.

Ditambah, mereka juga membuat sumur bor ke desa-desa yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang.

Selain itu, mereka juga membuat sumur bor untuk fasilitas publik, mulai dari fasilitas kesehatan dan pemerintah.

Baca Juga:

Menurut Brigjen Anang, ini merupakan langkah awal pemulihan Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana banjir.

Sebab, air adalah kebutuhan utama masyarakat selain sembako.

Mabes Polri menargetkan seluruh Desa, masjid di Aceh Tamiang bisa mendapatkan sumur bor yang disiapkan Polisi secara bahu membahu.

Baca Juga:

"Insyaallah seluruh Desa, tempat ibadah dan pelayanan kesehatan akan kita pasang sumur bor. Tahap I sepakat 100 titik," pungkasnya.

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
FKPAI Peduli, Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Sumut
LAZISKU Bangun Sumur Bor di Aceh Tamiang,Penanganan Krisis Air Bersih di Daerah Pasca Bencana.
Bantuan Polres Simalungun Tiba di Posko Tapteng dan Sibolga, 1.740 Paket Makanan Berhasil Disalurkan ke Korban Bencana
Ringankan Luka Pascabencana, Polda Sumut Salurkan Bantuan Mabes Polri ke Aceh Tamiang
Manajemen Pelindo Regional 1 Salurkan Secara Langsung Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Banjir di Aceh
Kapolres Simalungun Lepas 1.620 Paket Bantuan untuk Korban Siklon Tropis
 
Komentar
 
Berita Terbaru