Rabu, 07 Januari 2026 WIB

Hujan Terakhir 2025: Refleksi, Mitigasi, dan Asa Pemulihan di Tahun Baru serta Peran Kejaksaan Dalam Mengawal Pembangunan

Admin - Kamis, 01 Januari 2026 06:06 WIB
Hujan Terakhir 2025: Refleksi, Mitigasi, dan Asa Pemulihan di Tahun Baru serta Peran Kejaksaan Dalam Mengawal Pembangunan
Matatelinga/Istimewa
Yos A. Tarigan, SH, MH, M.Ikom (Mahasiswa Program Doktor Hukum USU / Plt. Kajari Mandailing Natal)

MATATELINGA, Malam 31 Desember 2025, rintik hujan kembali membasahi bumi. Bagi sebagian orang, hujan mungkin menjadi simfoni syahdu penutup tahun, namun bagi mereka yang melewati periode November hingga Desember 2025 dengan bayang-bayang cuaca ekstrem, setiap tetesan air yang jatuh membawa memori tentang waspada dan perjuangan. Kita baru saja melewati bulan-bulan yang menantang, di mana curah hujan tinggi menuntut ketangguhan fisik dan mental masyarakat di berbagai daerah.

Oleh: Yos A. Tarigan, SH, MH, M.Ikom

(Mahasiswa Program Doktor Hukum USU / Plt. Kajari Mandailing Natal)

Memasuki tahun baru, Januari 2026, doa kita bersama adalah hadirnya langit yang lebih cerah. Namun, harapan akan cuaca yang bersahabat tidak boleh membuat kita lengah. Pengalaman di penghujung 2025 harus menjadi guru terbaik dalam memperkuat mitigasi. Antisipasi dampak curah hujan bukan lagi sekadar wacana teknis, melainkan kebutuhan mendesak untuk meminimalisir risiko bencana di masa depan.

Baca Juga:

Dalam situasi sulit ini, kita patut mengapresiasi gerak cepat Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran negara dirasakan melalui respons yang tangkas dan tingkat kepedulian yang tinggi terhadap warga terdampak.

Sinergi ini juga terlihat nyata di tubuh Kejaksaan RI. Melalui instruksi Jaksa Agung, seluruh Kejaksaan Tinggi hingga Kejaksaan Negeri di daerah bergerak simultan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara cepat guna meringankan beban masyarakat.

Tahun 2026 harus menjadi tahun pemulihan—baik bagi alam maupun bagi masyarakat yang terdampak bencana. Di sinilah peran krusial Kejaksaan di daerah akan semakin dipertegas. Kejaksaan berkomitmen penuh melakukan pendampingan dan pengawalan hukum terhadap proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Editor
: James Pardede
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Doa Lintas Agama Jelang Tahun Baru 2026, Wakil Gubernur Sumut Berharap Masa Transisi Bencana Berjalan Lancar
Polres Asahan Gelar Conferency Pers  "Ungkap Kasus Dan Penanganan Perkara Sepanjang 2025
Gelar Bakti Kesehatan dan Gotong Royong  Polri Bersama Warga
Dua Lokasi Rawan Narkoba di Tanjung Pura Dibersihkan
Polsatwa K-9 Polda Sumut Hadirkan Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Batang Toru
Ratusan Prajurit TNI Bersihkan Pasar Kuala Simpang, Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabanjir
 
Komentar
 
Berita Terbaru