Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB

Menlu Rusia: Kelanjutan Implementasi Rencana Perdamaian Trump Untuk Konflik Gaza Diragukan

Redaksi - Rabu, 07 Januari 2026 07:15 WIB
Menlu Rusia:  Kelanjutan Implementasi Rencana Perdamaian Trump Untuk Konflik Gaza Diragukan
Pixabay
Presiden AS Donald Trump

MATATELINGA, Doha: Pada pertengahan November, Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi yang diajukan AS untuk mendukung rencana komprehensif Presiden AS Donald Trump dalam menyelesaikan situasi di Gaza.

Tiga belas dari 15 anggota dewan memberikan suara mendukung, sementara Rusia dan China abstain.

Rencana AS untuk Gaza mengusulkan administrasi internasional sementara untuk wilayah tersebut, dan pembentukan dewan perdamaian yang dipimpin oleh Trump, serta pengerahan pasukan stabilisasi internasional.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa kelanjutan implementasi rencana perdamaian Trump untuk konflik Gaza diragukan, mengingat pernyataan dari Israel dan Hamas tentang pelanggaran terhadap syarat-syarat inisiatif tersebut.

Baca Juga:
Qatar bersama mediator lain dalam konflik Jalur Gaza membahas transisi ke fase kedua perjanjian gencatan senjata, yang akan melibatkan pengerahan kontingen internasional, kata juru bicara Menteri Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, pada Selasa.

"Qatar bekerja sama dengan mediator lain untuk memastikan pelaksanaan fase kedua perjanjian gencatan senjata Gaza," kata al-Ansari dalam sebuah konferensi pers.

Qatar juga tengah bernegosiasi dengan para mediator untuk melanjutkan operasi di penyeberangan Rafah, antara Jalur Gaza dan Mesir, serta untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan, imbuhnya.

Editor
: Admin
Sumber
: <a href="Sputnik-OANA" target="_blank"></a>
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Meski Timnas Indonesia Kalah, Luis Eduardo Menilai Tim yang Tangguh
Panglima Perang Trump, Hegseth, Menanggapi Reaksi Keras MAGA
Ganggu Stabilitas Kawasan, Dewan Dubes Arab Kecam Serangan Brutal Israel ke Qatar
Trump : Jet Qatar Bisa Siap Digunakan Sebagai Air Force One Dalam 6 bulan
Garuda Indonesia Tanguhkan Penerbangan ke Doha Menyusul Penutupan Wilayah Udara Qatar
Qatar dan Indonesia Sama - Sama Memiliki Kepentingan Dalam Keamanan Maritim
 
Komentar
 
Berita Terbaru