Patroli Malam Satpol PP-WH Aceh Selatan Temukan Indikasi Permainan Judi Togel di Samadua
MATATELINGA, Aceh Selatan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Selatan menemukan indikasi akti
Aceh
MATATELINGA, Medan: Setiap tanggal 24 September selalu menjadi momentum peringatan Hari Tani Nasional. Momentum ini lahir dari penetapan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960. Bertepatan dengan momentum tersebut Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara (Sumut) memberikan catatan tentang situasi dan kondisi kaum tani terdampak konflik di Sumut.
Pertama, petani masih hidup dalam ancaman. Hingga hari ini petani dari berbagai daerah di Sumut masih menghadapi perampasan tanah, konflik agrarian, kriminalisasi hingga kekerasan baik yang dilakukan aparat keamanan negara maupun pihak perusahaan. Berdasarkan data monitoring KontraS Sumut sepanjang tahun 2025 setidaknya terdapat 22 kali letusan konflik. Sedikitnya 55 petani menjadi korban kekerasan pada konflik tersebut.
Angka ini menunjukan prinsip dasar UUPA yakni keadilan dalam penguasaan dan pemanfaatan tanah belum benar-benar dijalankan oleh negara. Alhasil, petani bukan hanya kehilangan hak atas namun juga menjadi korban kekerasan yang dilanggengkan negara. Praktik kriminalisasi terhadap petani juga masih marak terjadi. Alih-alih dilindungi , banyak petani justru dihadapkan pada jerat hukum ketika memperjuangkan tanah dan ruang hidupnya.
Baca Juga:
Kedua, reforma agrarian yang masih mandek. Pemerintah kerap mengklaim melaksanakan program reforma agrarian. Reforma agrarian juga menjadi salah satu agenda prioritas dalam Asta Cita pemerintahan Prabowo. Namun, program reforma agrarian yang selalu digembar-gemborkan pemerintah itu tak pernah menyentuh akar persoalan. Alih-alih memberikan hak atas tanah kepada petani, Negara justru lebih banyak berpihak kepada korporasi.
Ironinya, negara memberikan izin konsesi yang justru semakin melanggengkan ketimpangan penguasaan tanah. Misalnya seperti yang dirasakan oleh masyarakat Desa Rambung Baru dan Bingkawan Kecamatan Siboalangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Tanah masyarakat seluas 75 Hektar diakuisisi sepihak oleh PT Nirvana Memorial Nusantara tanpa alas hak dan administrasi yang jelas.
Ketiga, krisis iklim sebagai beban ganda petani di Sumut. Ancaman para petani tidak hanya hadir dari kekerasan tetapi juga lahir dari krisis iklim yang semakin menyengsarakan kehidupan petani. Perubahan pola hujan, kekeringan, banjir, serta gagal panen menjadi tantangan nyata bagi petani.
Namun, alih-alih memperkuat ketahanan petani kecil, pemerintah justru meluncurkan program-program adaptasi iklim yang tidak berpihak, bahkan merusak lingkungan. Proyek food estate, skema perdagangan karbon, maupun ekspansi energi skala besar kerap diklaim sebagai solusi iklim, tetapi kenyataannya justru menambah konflik baru. Misalnya dampak dari PT TPL menyebabkan banjir bandang di Simalungun dan Humbang Hasundutan yang menghancurkan lahan pertanian masyarakat.
Jadi, selain menghadapi konflik agrarian dengan Perusahaan besar, di sisi lain kaum tani juga harus berhadapan dengan dampak nyata krisis iklim yang langsung menghancurkan sumber kehidupan mereka.
Peringatan hari tani nasional 2025 harus menjadi momentum untuk mengingatkan negara akan tanggung jawabnya. Negara tidak boleh terus abai dan menutup mata terhadap penderitaan petani, khususnya di Sumatera Utara. Kami menyerukan:
Baca Juga:
1. Segera selesaikan konflik agraria di Sumatera Utara, kembalikan tanah kepada petani dan masyarakat adat yang berhak.
2. Hentikan kriminalisasi dan kekerasan terhadap petani, usut tuntas kasus kekerasan yang telah terjadi sepanjang konflik agraria di Sumut
3. Laksanakan reforma agrarian sejati.
Oleh : Qdhe Junaedy*
Staf Kampanye & Opini Publik
Badan Pekerja KontraS Sumut*
Baca Juga:
MATATELINGA, Aceh Selatan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Selatan menemukan indikasi akti
Aceh
MATATELINGA Persaingan smartphone kelas menengah semakin menarik. Sejumlah produsen kini menghadirkan HP mid range dengan kamera berkualit
Techno
MATATELINGA,Deli Serdang Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang bersih,
Lifestyle
MATATELINGA, Riau Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dan Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II berhasil menggagalkan upaya penyelundu
Nasional
MATATELINGA, Tebingtinggi Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu merayaka
Berita Sumut
MATATELINGA, MedanPemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan memperkuat sinergi untuk mempercepat pemuli
Berita Sumut
MATATELINGA, ArabDengan kontrak empat tahun sampai 2030, Gelandang West Ham United Crysencio Summerville bergabung dengan klub Liga Arab Sa
Bola
MATATELINGA, MedanDewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Medan akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) PAN seKota
Berita Sumut
MATATELINGA, MedanDesainer binaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1, Safina Fashion, berkolaborasi dengan Wien Collection dalam a
Berita Sumut
MATATELINGA,PalasAnjloknya harga Tandan Buah Sawit (TBS) di Padang Lawas tidak hanya disebabkan Kartel Pemilik Pabrik dengan pemilik kilang
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Ribuan perempuan berkebaya memadati Lapangan Benteng Medan, Jumat (24/7/2026), dalam peringatan Hari Kebaya Nasional 202
Berita Sumut
MATATELINGA, TanjungbalaiKepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tanjungbalai, Iptu Benjamin Silaban, berjanji akan mengusut
Berita Sumut