Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Meski Ratna Sarumpaet Sempat Depresi, Tapi Bisa Terkendali

Redaksi - Kamis, 09 Mei 2019 15:41 WIB
Meski Ratna Sarumpaet Sempat Depresi, Tapi Bisa Terkendali
Hand Over
MATATELINGA, Jakarta: Dalam sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong atau hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan terdakwa Ratna Sarumpaet, Seorang psikiater, Dokter Fidiansyah, menjadi saksi. Kehadiran Dokter Fidiansyah hadir sebagai saksi ahli untuk meringankan Ratna.



Fidiansyah menceritakan bahwa Ratna pernah berobat sebelumnya di RSPAD terkait depresi yang diderita. Namun karena obat itu habis dan harus segera mendapatkannya, Ratna datang menemui dirinya pada Oktober 2017 untuk meminta obat antidepresan.

Dalam permintaan obat itu sendiri, Fidiansyah mengaku tidak melakukan pemeriksaan terhadap Ratna. Ia hanya meminta resep untuk kemudian memberikan obat antidepresan yang dibutuhkan sebelumnya.

"Dalam ilmu psikiatri itu hanya sebagai terapi," kata Fidiansyah dalam persidangan, Kamis (9/5/2019).



Obat tersebut, kata Fidiansyah, diberikan kepada Ratna untuk agar lebih stabil, sehingga terjadi sebuah keseimbangan dalam tubuhnya. Sebab apabila tidak diberikan obat, maka menimbulkan kondisi depresi.

Kendati demikian, Fidiansyah mengatakan saat berobat, Ratna dalam kondisi baik atau depresinya saat itu terkontrol karena sebelumnya telah berobat.

"Artinya, fungsi-fungsi yang kemudian dilakukan tidak terganggu. Perasaan itu bisa diatasi, karena bantuan obat-obatan tadi jadi bisa memberikan efek dengan bersangkutan," tambah Fidiansyah.



Apabila Ratna datang dalam kondisi depresi yang tidak terkontrol, lanjut dia, maka bisa berakibat fatal. Parahnya, ucap Fidiansyah, bisa bunuh diri.

"Segala kemungkinan yang terjadi kasus-kasus yang beda-beda. Ekstremnya itu dia bunuh diri," tuturnya.
Editor
:
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru