Senin, 02 November 2026 WIB

Romahurmuziy di Pecat, PPP Cari Ketum Baru

Redaksi - Rabu, 20 Maret 2019 07:45 WIB
Romahurmuziy di Pecat, PPP Cari Ketum Baru
GOOGLE
Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
MATATELINGA, Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta Humphrey Djemat mengatakan agenda Mukernas yang akan dilaksanakan PPP versi Muktamar Surabaya untuk menentukan ketua umum definitif PPP pengganti Romahurmuziy bukan sebagai momentum untuk kembali mempersatukan PPP.



Menurutnya, penyelesaian dualisme kepengurusan antara Romi dan Humphrey masih membutuhkan waktu, kendati saat ini Romi sudah diberhentikan dari PPP.

"Ini masalahnya soal waktu," kata Humphrey saat dikonfirmasi wartawan di lapangan, Rabu, (20/3/2019).

Meski dalam waktu dekat PPP kubu Romi akan segera menggelar Mukernas dan menghasilkan ketua umum definitif yang baru pihaknya masih belum yakin islah bisa terwujud. Sebab kata dia, siapapun yang menjadi ketum dalam Mukernas belum tentu membuat keduanya kembali bersatu.

"Saya enggak tau (siapapun ketua umumnya), karena prosesnya belum ke sana (islah), musti dibicarakan di internal. Saya enggak bisa sebut nama tanpa dukungan struktur organisasi yang ada," ungkapnya.



Kendati demikian, dirinya masih berkeinginan agar kedua kubu bisa kembali bersatu, bahkan hal itu sudah disampaikan saat dirinya menggantikan Djan Faridz.

"Saya sudah menawarkan islah, tapi kan ditampik pihaknya Romi. Bahkan saya pernah dan kawan-kawan saya dilaporkan ke Bareskrim dan dicabut oleh Romi saya pun menjadi ketua umum dengan keinginan untuk menyatukan PPP," kata dia.  

(Mtc/Okz)
Editor
:
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru