MATATELINGA, Medan: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengklaim terjadi pertumbuhan signifikan dalam hal jumlah publikasi ilmiah dari Indonesia. Hal ini disampaikan Menristekdikti Muhammad Nasir saat memberi kuliah umum di Universitas Sumatera Utara pada Senin (18/2/2019) pagi tadi.
Nasir mengatakan sampai saat ini jumlah publikasi ilmiah di Indonesia mencapai 31.550 publikasi. Jumlah ini menurutnya hanya selisih sekitar 1000 dari malaysia yang berjumlah 32.467 publikasi.
"Alhamdulillah sekarang Indonesia cukup bagus. Padahal selama ini selisih dengan Malaysia mencapai 23 ribu publikasi," ucapnya di depan Civitas Akademik USU.
Peningkatan ini lanjut Nasir tak luput dari kerja keras pemerintah, anggota senat serta para Rektor dan dosen di PTS dan PTN di Indonesia.
"Peningkatan ini juga bagian dari perubahan yang dilakukan Kemenristekdikti mulai dari masalah regulasi dan pengembangan akademik dan riset di kementerian," sebutnya. (mtc/fae)