Kiai Sepuh NU Seru Muktamar Bermartabat usai Cium Indikasi Penyimpangan Suksesi AHWA
MATATELINGA Pertemuan 15 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menelurkan tujuh seruan moral bertajuk Seruan Kiai Sepuh untuk Muktamar NU yang
Nasional
MATATELINGA - Pertemuan 15 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menelurkan tujuh seruan moral bertajuk "Seruan Kiai Sepuh untuk Muktamar NU yang Bermartabat".
Baca Juga:
Forum yang dihadiri secara luring maupun daring tersebut menyoroti tajam sejumlah isu krusial. Di antaranya distorsi tata tertib, dugaan mobilisasi massa, intimidasi, hingga transaksi politik yang dinilai mengikis kepercayaan peserta muktamar terhadap panitia penyelenggara.
Para kiai sepuh juga mengendus adanya indikasi penyimpangan yang menggeser haluan organisasi, terutama pada proses suksesi Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) menjelang pelaksanaan muktamar.
Mustasyar PBNU, KH Ma'ruf Amin, menegaskan bahwa seruan moral ini lahir dari kegelisahan kolektif para ulama senior atas dinamika internal yang kian memperkeruh suasana.
Salah satu titik krusial yang disorot adalah munculnya wacana perluasan peran AHWA yang tak hanya memilih Rais Aam, tetapi juga dijadikan institusi tunggal pengawal arah NU.
Baca Juga:
"Pertemuan ini dilandasi kegelisahan tentang perkembangan jelang Muktamar. Sudah mulai ada upaya transaksi untuk menggolkan paket AHWA tertentu. Akibatnya, AHWA tidak lagi dipilih secara objektif berbasis kapasitas dan integritas keilmuan, sehingga berisiko tidak merepresentasikan ulama yang sebenarnya," tegas Kiai Ma'ruf.
Wakil Presiden RI ke-13 tersebut memperingatkan bahaya masuknya politik uang dalam penentuan AHWA maupun kepemimpinan PBNU. Menurutnya, penetapan pemimpin yang melanggar pertimbangan keilmuan objektif dan dirusak politik uang hanya akan menumpuk dosa organisasi.
Ia mengingatkan seluruh kader bahwa Muktamar NU adalah hajat besar jam'iyyah untuk kepentingan umat, bukan arena pemenuhan ambisi individu.
"Jika Muktamar berjalan sesuai akhlak NU, tanpa politik uang, mobilisasi, maupun intimidasi, semua pihak akan menerima keputusan dengan lapang dada. Yang menang terhormat, yang kalah pun terhormat," ujar ulama senior kelahiran Banten tersebut.
Baca Juga:
Lebih jauh, Kiai Ma'ruf menekankan pentingnya kriteria ideal sosok Rais Aam PBNU mendatang. Seorang Rais Aam, menurutnya, haruslah kiai yang faqih (dalam ilmu fikih), peka terhadap konteks sosial, paham psikologi massa, serta memiliki daya lenting yang kuat agar tidak menjadi sasaran manipulasi arus politik luar.
"Terkait kandidat, saya yakin pengurus PCNU dan PWNU sudah paham mana figur yang memiliki visi tajam serta mampu menggerakkan NU. Kami berharap Muktamar ke-35 ini menjadi Muktamar Islah, kembali sepenuhnya ke rel NU, baik secara fikrah (pemikiran), manhaj (metodologi), maupun harakah (gerakan)," pungkasnya.
Baca Juga:
MATATELINGA Pertemuan 15 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menelurkan tujuh seruan moral bertajuk Seruan Kiai Sepuh untuk Muktamar NU yang
Nasional
MATATELINGA, Binjai Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Kelas IIA Binjai, Rudi Icuana Sembiring, memimpin ap
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (
Berita Sumut
MATATELINGA,Binjai Tim LIBAS (Langkah Inisiatif Brantas Aksi Street Crime) Polres Binjai bergerak cepat membubarkan aksi tawuran antargeng
Berita Sumut
MATATELINGA, Deliserdang Keberadaan PT Sumatera Deli Lestari Indah (PT SDLi), yang berlokasi di Desa Percut dan berhadapan dengan kawasan T
Ekonomi
MATATELINGA, Medan Polda Sumut mengungkap peredaran narkoba jenis sabusabu dengan menangkap tiga pelaku di salah satu rumah makan Hessa Pe
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama pejabat utama (PJU) Polda Sumut mengec
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Hanya dalam hitungan jam, seorang pengamen ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Kota.adsenseSebab, tersangka Boby Prat
Berita Sumut
MATATELINGA Sebuah perdebatan hukum yang sangat krusial tengah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). Intinya sederhana di tengah maraknya
Nasional
MATATELINGA, Aceh Selatan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyiapkan bantuan sebanyak 67 unit perahu bermesin bagi nelayan tradisional ya
Aceh
MATATELINGA,Palas The Winner Of Sumut Open Turnamen 2026 tingkat usia dini, Alif AlFatih Daulay pelajar kelas 3 Sekolah Dasar Qur&039an
Lifestyle
MATATELINGA, Marelan Fasilitas pendidikan keagamaan bagi anakanak santri, Yayasan Tahfidz AlQur&039an Birrul Walidain Nur Salamah yang
Berita Sumut