Minggu, 04 Oktober 2026 WIB

TNI Bergerak Cepat Tangani Dampak Erupsi Gunung Semeru

Redaksi - Senin, 24 November 2025 17:34 WIB
TNI Bergerak Cepat Tangani Dampak Erupsi Gunung Semeru
Mtc/Ist
Prajurit TNI bergerak cepat merespons situasi pasca erupsi Gunung Semeru, Tim Aju Setiap Saat Siap Bergerak (S3B) Divisi Infanteri (Divif) 2/Kostrad bersama Koramil 0821-14/Pronojiwo melaksanakan peninjauan lapangan di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo

MATATELINGA, Jakarta:Prajurit TNI bergerak cepat merespons situasi pasca erupsi Gunung Semeru, Tim Aju Setiap Saat Siap Bergerak (S3B) Divisi Infanteri (Divif) 2/Kostrad bersama Koramil 0821-14/Pronojiwo melaksanakan peninjauan lapangan di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, guna melakukan asesmen menyeluruh terkait tingkat risiko serta aktivitas yang dinyatakan aman maupun berbahaya bagi warga, Sabtu (22/11/2025).

Personel Divif 2 Kostrad bersama Babinsa Koramil 0821-14/Pronojiwo bergerak sejak pagi hingga malam menembus kondisi alam yang tidak menentu. Cuaca mendung, wilayah yang masih rawan, serta potensi banjir lahar dingin tidak menyurutkan upaya mereka untuk menjangkau area-area yang membutuhkan penanganan cepat.

Baca Juga:

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, situasi terkini menunjukkan adanya tiga warga yang mengalami luka bakar akibat awan panas dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Lumajang dan Pasuruan. Sebanyak 477 jiwa masih bertahan di dua titik pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, sementara aktivitas masyarakat di wilayah Candipuro telah kembali normal.

Dari sisi kerusakan materiil, tercatat 22 rumah warga, satu bangunan sekolah, dan satu gardu PLN mengalami kerusakan berat, disertai dampak signifikan pada lahan pertanian serta hewan ternak. Secara umum kondisi masyarakat terbilang kondusif, namun ancaman banjir lahar dingin masih cukup tinggi seiring intensitas hujan yang terus meningkat di kawasan tersebut.

Baca Juga:

Untuk memperkuat respons di lapangan, Prajurit Divif 2 Kostrad mendirikan tenda peleton, dapur lapangan, serta memperkuat penyekatan di zona terdampak. Evakuasi barang berharga dan warga dilakukan secara terkoordinasi, didukung penuh oleh personel Koramil 0821-14/Pronojiwo yang sejak awal turut melakukan penyisiran dan pengamanan wilayah.

Pos Komando didirikan di depan Balai Desa Supiturang, serta pos siaga ditempatkan di Dusun Gemuk Mas dan Dusun Sumbersari guna memastikan tindakan cepat dapat dilakukan setiap saat. Satuan TNI di lapangan akan terus memperkuat sinergi dan kesiapan operasi kemanusiaan hingga situasi dinyatakan aman sepenuhnya, sebagai bentuk komitmen TNI membantu pemerintah daerah dalam melindungi rakyat dari ancaman bencana alam.

Baca Juga:
Halaman:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Panglima TNI Saksi Pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Kasau
Panglima TNI : TNI Siap Hadapi Ormas Yang Bertentangan dengan Pancasila
Nota Kesepahaman Kemenkeu RI dan TNI
Presiden RI : Industri Pertahanan Harus Kompetitif
Panglima TNI Buka Rapim TNI 2017
Panglima TNI: Lulusan IPDN Wajib Militer, Harus dibuat Undang-Undangnya
 
Komentar
 
Berita Terbaru