Polisi Bantu Warga Terdampak Banjir di Langkat, Salurkan Bantuan dan Atur Lalu Lintas
MATATELINGA, Langkat Jajaran Polres Langkat, Polda Sumatera Utara, bergerak membantu masyarakat terdampak luapan sungai di Kecamatan Besita
Berita Sumut
MATATELINGA, Jakarta : Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyesalkan tindakan Polri ke anggaran alat untuk pengendalian massa yang sangat jumbo, justru menyakiti masyarakat.
Padahal, unjuk rasa merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara yang dijamin UUD 1945, dan prinsip-prinsip demokrasi.
" Aksi represi aparat keamanan terhadap para demonstran saat rakyat menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap kebijakan yang keliru, mereka justru menghadapi tindak represif dari aparat keamanan. Ini terjadi karena Kepolisian Republik Indonesia masih mengedepankan pola pendekatan kekerasan untuk menghadapi aksi massa. Hal itu juga tampak dari pengalokasian anggaran bernilai jumbo untuk pengadaan alat pengendali massa," kata Gurnadi Ridwan, Peneliti SEKNAS FITRA dalam keterangan tertulis yang diterima MATATELINGA via WhatsApp, pada Jumat (29/8).
Baca Juga:
Berdasarkan catatan FITRA, sepanjang 2021 hingga 2025 anggaran Polri untuk pengendalian massa mencapai Rp 2,6 triliun. Dari total anggaran itu, digunakan untuk pembelian peluru karet, tongkat beton, amunisi huru hara, hingga drone pelontar gas air mata. Dan, alat pengendalian massa ini dikenal sebagai instrumen represif dalam menghadapi demonstrasi.
Bahkan, dampak dari anggaran besar itu tadi sejalan dengan meningkatnya kekerasan aparat ke para demonstran.
"Jika negara masih mengalokasikan anggaran untuk alat represif tanpa evaluasi
menyeluruh, maka yang dipertaruhkan bukan hanya keselamatan warga, tetapi
Baca Juga:
juga kualitas hukum dan demokrasi. Terbukti, penggunaan alat represif
berulang kali menimbulkan korban, bahkan dibeberapa kasus dapat menghilangkan nyawa." katanya.
Dia mengatakan, seharusnya negara mengutamakan belanja yang mendorong penguatan kapasitas aparat dalam pendekatan humanis, dialogis, dan persuasif. Serta, pendekatan keamanan berbasis hak asasi manusia, karena jauh lebih sesuai dengan prinsip negara demokrasi ketimbang menambah anggaran untuk instrumen represif.
Dia menambahkan, pemerintah memang sempat menurunkan anggaran untuk pembelian gas air mata setelah insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada 2022. Namun, anggaran untuk pembelian tongkat baton justru dinaikkan, mencapai Rp 1 triliun semasa 2021 hingga 2025.
Belum lagi, tambahnya, di luar belanja Polri untuk pembelian drone pelontar gas air mata yang diperkirakan mencapai Rp18,9miliar dan peluru karet atau pepper projectile Rp49,9 miliar pada tahun 2022.
"Anggaran negara harus mengayomi rakyat, bukan menakuti apa lagi membungkam suara rakyat. Demokrasi tidak bisa tumbuh dalam suasana ketakutan." sambung Gurnadi.
Untuk itu , FITRA menyampaikan tiga tuntutan, yakni evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan penggunaan alat represif dalam demonstrasi, reorientasi anggaran dari belanja represif menuju belanja pelayanan publik dan penguatan demokrasi.
Baca Juga:
Kemudian,menuntut negara dan aparat terkait (Polri) meminta maaf atas tindakan represif yang menimbulkan korban jiwa. Ds
MATATELINGA, Langkat Jajaran Polres Langkat, Polda Sumatera Utara, bergerak membantu masyarakat terdampak luapan sungai di Kecamatan Besita
Berita Sumut
MATATELINGA, Jakarta Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Dr. H. Musa Rajekshah, menghadiri lanjutan Musya
Nasional
MATATELINGA,Medan Menjelang puncak musim hujan yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berlangsung pada
Berita Sumut
MATATELINGA,Pematangsiantar Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn bersama Ketua Yayasan Pendidikan Katolik (YPK) Santo Laurensius Ratnawati Sina
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Menanggapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang terjadi di beberapa bagian di Pulau Sumatra khususnya bagian
Berita Sumut
MATATELINGA,Toba Sidang lanjutan kasus Walben Silaen di pengadilan negeri Balige, Selasa (13/10/2026) mendengarkan keterangan tiga orang s
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Kematian WA alias Wiwit (30) janda seorang anak semata wayang warga jalanParia Lingkungan VIII, Kelurahan Siumbut Bar
Berita Sumut
MATATELINGA, Karo Perumda PDAM Tirtanadi Sumatera Utara Surya bersama PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi dan Kepala Desa Sugihen melakukan pe
Lifestyle
MATATELINGA, Palas Kasat Lantas Polres Padang Lawas (Palas), AKP Andrea Nasution SH, melakukan pengawalan secara langsung aksi unjuk rasa (
Berita Sumut
MATATELINGA, Jakarta Idonesia kehilangan salah satu tokoh perempuan yang memiliki peran besar dalam perkembangan industri kecantikan nasio
Nasional
MATATELINGA, Aceh Selatan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menjadwalkan pembongkaran Caf Green Light yang berada di kawasan AlunAlun Ta
Aceh
MATATELINGA, Simakungun Penguasaan lahan perkebunan seluas lebih dari 17 ribu hektare oleh PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate (BSRE) kemb
Berita Sumut