Matatelinga - Jakarta, Rencana Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono menyebutkan ada menaikan gaji pejabat di pemerintahannya.
Meski begitu, ia kemudian membatalkannya dan menyerahkan pada
pemerintahan mendatang.
"Ada rencana kesana (naikan gaji
pejabat). Pemerintah sudah rancang, ada desain kebijakan dasarnya,
pertimbangkan kesetaraan diantara pejabat. Beberapa saat lalu sudah
dilaporkan ke saya," kata SBY dalam wawancara Eksklusif di Youtabe dilansir Kompas, Jumat (29/8/2014).
Namun,
SBY kemudian menampik rencana kenaikan gaji pejabat, mulai dari
presiden, wapres, menteri, hingga kepala daerah akan dilakukan di masa
pemerintahanannya.
"Secara moral tidak baik kalau saat tahun ini
penghematan anggaran, naikan harga listrik, BBG, lantas saya paksakan
naikan gaji pejabat. Kami harus mau berkorban, saya putuskan gaji kami
tidak naik," sebut SBY.
Diakui SBY, selama 10 tahun terakhir
tidak ada kenaikan gaji pejabat, yang artinya di masa pemerintahannya
tidak dilakukan. Lantaran tidak ingin menaikan gaji pejabat di masa
pemerintahannya, SBY mempersilakan pemerintahan selanjutnya yang
melakukan hal tersebut.
"Saya persilakan pemerintahan yang akan
datang untuk kaji hal ini, dan pada saat yang tepat silakan. Saya minta
maaf ke pejabat yang tidak alami kenaikan selama 10 tahun ini," papar
SBY.
(Mt)