Maatelinga -Jakarta, Kantor
Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat disambangi calon presiden Prabowo Subianto. Prabowo mengaku
hanya ingin bersilaturahmi. Prabowo disambut langsung Din Syamsudin.
Ikut hadir bos Grup MNC Hary Tanoesoedibjo dan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang datang terlambat.
Prabowo
menjelaskan, pihaknya ingin menjaga demokrasi untuk bangsa ini. "Karena
tujuan kita adalah demokrasi harus sungguh-sungguh. Jangan arahnya
demokrasi, tapi rohnya tidak," kata Prabowo di kantor PP Muhammadiyah,
Selasa (15/7/2014).
Selain itu, mantan Danjen Kopassus ini juga curhat
bahwa pihaknya tak ingin menyebut Pilpres ini seperti perang. Sebab,
dia merasa sesama bangsa Indonesia.
Di sisi lain, Prabowo juga mengeluh bahwa pihak Jokowi-Jusuf Kalla belum sekali pun mengatakan akan menunggu hasil KPU.
"Kalau
kita pemilihan tidak dianggap perang. Saya sering ditanya banyak
wartawan, bagaimana tanggal 22 Juli (pengumuman hasil Pilpres). Saya
berkali-kali sudah bilang, kami akan menunggu. Tapi saya belum mendengar
pihak sana nggak ada satu kali pun bilang seperti itu, Pak Din,"
terangnya.
(Mdc/Mt)