MATATELINGA. Pasukan TNI termasuk pasukan yang sudah aktif berkontribusi dalam misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kekuatan militer di suatu negara tidak hanya diperkuat untuk kepentingan negara itu sendiri, melainkan juga untuk mewujudkan perdamaian dunia.
Tak hanya itu, eksistensi dan kualitas TNI pun telah diakui. Berikut beberapa aksi fenomenal TNI di kancah internasional yang disadur oleh wartawan.
1. Pengobatan massal gratis di Darfur Barat
Pada tahun 2015 lalu, prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-A/Unamid (United Nations Mission in Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt), menggelar pengobatan massal secara gratis di wilayah El Riyad, Darfur Barat, Sudan-Afrika.
Kegiatan ini merupakan agenda tetap dalam rangka memberikan masyarakat pelayanan kesehatan. Dansatgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu tujuan operasi kemanusiaan Satgas TNI Konga XXXV-A/Unamid. Selain itu, TNI juga melakukan proses pembangunan dan perbaikan sumber air bersih. Syeikh Ayub selaku tokoh masyarakat setempat mengaku bahwa kehadiran pasukan TNI sangat membantu kebutuhan masyarakat lokal.
Baca Juga:Hutan Terbakar, Sebanyak 700 Orang Meninggal
2. Satgas TNI damaikan konflik 2 suku di Kongo
Pada awal tahun 2019, dilaporkan bahwa Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO yang diberangkatkan ke Republik Demokratik Kongo berhasil memediasi dan mendamaikan dua kelompok suku yang bertikai. Berbagai kegiatan dilaksanakan oleh TNI yang bertugas, di antaranya adalah mendamaikan pertikaian antara Suku Bantu dan Suku Twa yang sudah berlangsung dari akhir 2018.
Dansatgas Kolonel Inf Dwi Sasongko selaku pimpinan pasukan melancarkan patroli jarak jauh (long range mission) dan Kapten Inf Agung Sedayu yang memimpin Satgas TNI juga mempertemukan kedua pemimpin suku sebagai upaya menindaklanjuti konflik yang terjadi. Kedua pemimpin suku yang bertikai, yaitu Katuta Wa Katuta dan Muyemba Funkwe selaku perwakilan Suku Bantu serta Jenderal Kamuti sebagai perwakilan Suku Twa, berhasil dipertemukan dan mencapai kesepakatan damai.
3. Peresmian klinik kesehatan oleh Satgas Indobatt di Lebanon
Satuan Tugas Indonesian Battalion (Satgas Indobatt) dikatakan sebagai salah satu garda terdepan di Sektor Timur UNIFIL (United Nations Interim Forces in Lebanon) dalam menjalankan misi perdamaian dunia di bawah PBB, khususnya di wilayah Lebanon. Peresmian Klinik Kesehatan di Desa Ett Taibe, Lebanon Selatan oleh Satgas Indobatt UNIFIL pada bulan Juni 2021 lalu merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berkebutuhan khusus (difabel). Peresmian klinik ditandai dengan pengguntingan pita oleh Dansatgas Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya dan didampingi oleh Kepala Desa atau Mayor Ett Taibe Mr. Abbas Diab.
[br]
4. Meredam ketegangan politik Lebanon-Israel
Satgas Indobatt juga melakukan patroli rutin dalam rangka meredam ketegangan antara Lebanon dan Israel. Patroli ini dilakukan dengan sang Komandan Kontingen Garuda sekaligus Komandan Satgas XXIII-O/UNIFIL Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar terjun langsung untuk memantau situasi Blue Line/garis demakrasi kedua negara.
Kemampuan dalam meredam ketegangan politik antara Lebanon dan Israel ini diapresiasi oleh Force Commander UNIFIL, Major General Stefano Del Col. Terlebih, pasukan TNI yang menempatkan diri dalam posisi beresiko, seperti Blue Line perbatasan Lebanon dan Israel. (Mtc/Okz)