Kamis, 30 April 2026 WIB

Buah "Berduri" Ini Pantang Disuguhkan saat Imlek, Berikut Macam Buahnya

Redaksi - Selasa, 05 Februari 2019 19:42 WIB
Buah "Berduri" Ini Pantang Disuguhkan saat Imlek, Berikut Macam Buahnya
GOOGLE
Saat kumpul keluarga untuk merayakan Imlek yang tak ketinggalan ada di meja adalah suguhan makanan. Tapi rupanya tak sembarang jenis makanan yang disajikan karena punya makna khusus.
MATATELINGA: Saat kumpul keluarga untuk merayakan Imlek yang tak ketinggalan ada di meja adalah suguhan makanan. Tapi rupanya tak sembarang jenis makanan yang disajikan karena punya makna khusus.



Salah satu jenis makanan yang tak boleh disajikan adalah makanan berduri. Seperti salak, durian, sirsak dan sebagainya.

Bukan tanpa alasan, menurut orang-orang keturunan Tionghoa, buah berduri ternyata punya makna yang jelek. Artinya bisa mengganggu kehidupan sehari-hari di setiap kalangan keluarga Tionghoa.

Durian

Pakar budaya dari Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (APTI), Aji 'Çhen' Bromokusumo, menjelaskan, buah berduri tajam merupakan lambang kesialan, ketidakharmonisan, dan pertikaian. Meskipun rasanya enak, tapi buah tersebut tak boleh ada saat perayaan Imlek.



"Makanya tidak pernah ada saat perayaan Imlek dan tidak disajikan di meja makan," ungkap Chen saat dihubungi wartawan, Kamis (5/2/2019).

Sebagai gantinya, tambah Chen, ada banyak pengganti buah-buahan yang bermakna baik. Kemudian wajib disajikan selama merayakan Tahun Baru China.

Buah-buahan tersebut antara lain jeruk, pisang, semangka dan buah pir. Beberapa jenis buah-buahan itu malah dianggap mendatangi banyak rezeki dan bermakna keberuntungan.

"Makanan untuk Imlek secara turun-temurun diwariskan dari para leluhur. Jadi kami selalu ikuti dari dulu," imbuhnya.



Selain buah-buahan, ikan bandeng juga wajib ada saat perayaan Imlek. Maknanya ikan bandeng dianggap mendatangkan banyak rezeki.

(Mtc/Okz)
Editor
:
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru