Rabu, 22 Juli 2026 WIB
Kesehatan

Jabatan Tangan Cara Mudah Untuk Prediksi Risiko Serangan Jantung

Admin - Sabtu, 16 Mei 2015 08:53 WIB
Jabatan Tangan Cara Mudah Untuk Prediksi Risiko Serangan Jantung
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Jabatan tangan ternyata bisa menjadi penyelamat hidup. Studi baru telah menunjukkan bahwa, jabatan tangan bisa menjadi cara yang lebih mudah dan terjangkau untuk memprediksi risiko serangan jantung dan stroke.

Studi internasional, yang melibatkan hampir 140.000 orang dewasa dari 17 negara berbeda budaya dan ekonomi, menemukan bahwa kekuatan jabatan tangan yang lemah terkait dengan usia hidup yang lebih pendek, dan risiko kemungkinan serangan jantung atau stroke yang lebih besar.

Studi ini juga menemukan bahwa kekuatan cengkeraman jabatan tangan adalah prediktor kuat kematian akibat tekanan darah sistolik. Cara ini dianggap dapat menjadi skrining cepat dan murah untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko tinggi gagal jantung dan stroke.

Seperti dilansir dari Timesofindia dan dikutip laman okezone.com, Jumat (15/5/2015), studi yang dilakukan pada peserta berusia antara 35 dan 70 tahun tersebut menunjukkan bahwa, setiap penurunan 5kg dalam kekuatan cengkeraman jabatan tangan dikaitkan dengan 16 persen peningkatan risiko kematian dari setiap penyakit mematikan.

Keterkaitan ini bertahan bahkan setelah memperhitungkan perbedaan-perbedaan dalam faktor-faktor lain yang dapat berefek pada kematian atau penyakit jantung. Faktor ini seperti usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, tingkat aktivitas fisik, konsumsi rokok dan alkohol.

Kemampuan jabatan tangan yang lemah dikaitkan dengan tingkat kematian yang lebih tinggi pada orang yang mengembangkan penyakit kardiovaskular (seperti serangan jantung atau stroke) dan penyakit non-kardiovaskular (semisal kanker). Ini menunjukkan bahwa kekuatan otot dapat memprediksi risiko kematian pada orang dengan penyakit tersebut.

Penulis utama studi, Dr Darryl Leong, dari Universitas McMaster, Hamilton, Kanada, mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah upaya untuk meningkatkan kekuatan otot kemungkinan besar akan mengurangi risiko kematian dan penyakit kardiovaskular.

 

(Fit)

 

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru