Senin, 05 Oktober 2026 WIB

-88 Tahun Berkiprah, Perguruan Panglima Polem Rantauprapat Lahirkan Ribuan Alumni

Yasmir - Selasa, 18 Agustus 2026 12:00 WIB
-88 Tahun Berkiprah, Perguruan Panglima Polem Rantauprapat Lahirkan  Ribuan Alumni
Pembina, pengawas, pengurus Yayasan PPR (atas), dan bawah kirab HUT ke-88 PPR.

MATATELINGA,Rantauprapat : Yayasan Perguruan Panglima Polem Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, gelar acara peringatan ulangtahun ke 88 (delapan puluh delapan).

Peringatan hari ulangtahun ini, diwarnai dengan berbagai kegiatan, yang berlangsung sehari penuh, Minggu (16/8/2026).

Diantara kegiatan yang dilaksanakan itu, kirab (pawai).gabungan pembina, pengawas, pengurus yayasan, alumni, tenaga pendidik, serta siswa/siswi. TK/PAUD, SD, SMP, SMA. Kegiatan ini dilaksanakan, mulai dari Komplek PPR di Jalan KHA Dahlan, menuju Komplek PPR di Jalan Cut Meuyia.

Baca Juga:
Juga ada pula beberapa perlombaan / pertandingan, doorprize, senam sehat, bazar dan malam resepsi / reuni. Yang dilaksanakan di Komplek PPR Jalan Cut Meutia Rantauprapat.

Dalam keterangannya kepada media online https://matatelinga.com, Ketua Yayaasan PPR, Chandra Billy menyampaikan, sudah 88 tahun, Perguruan Panglima Polem Rantauprapat (PPR) Berkiprah. Dan telah melahirkan ribuan alumni yang mengabdikan dirinya diberbagai profesi dan jabatan penting / strategis.

"Ya, PPR hari ini sudah berusia 88 tahun. Melampaui usia negara kita, yang berusia 81 tahun", ucap Chandra, didampingi Ketua Badan Pembina, So Bom Pin, serta anggota A Can alias Sujian, Ketua Dewan Pengawas / anggota dr Haji Edison Steven dan Ir Wong Jhoni SE Dip CIM, Ketua / Wakil Ketua Panitia Ulangtahun,Deddy Syahputra, dan Evy Vania, serta unsur pengurus lainnya.

Baca Juga:
Disebutkannya, seiring berjalannya waktu, PPR sudah melahirkan ribuan alumni. Dimana untuk saat ini, saat ini mengelola pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak / Pendidikan Anak Usia Dini (TK / PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuaruan (SMK).

Diantara alumni itu katanya, saat ini ada yang sudah pensiun, ada yang masih aktif di profesinya masing-masing dan ada pula yang sudah meninggal. Beberapa alumni, tercatat H Edimin (A Siong) - Bupati Labuhanbatu Selatan periode 2019 - 2024 dan DR H Hendri Yanto Sitorus SE MM, yang saat ini menjabat Bupati Labuhanbatu Utara.

Selain itu sebutnya, ada pula alumni PPR yang bergerak dibidang ekonomi, dokter, tenaga pendidik, politisi dan berbagai profesi lainnya.

Sementara Ketua Dewan Pembina, So Bom Pin melalui Sujian / Acan, yang juga pernah menjadi legislator di DPRD Sumatera Utara menyampaikan, dari sekian ribu alumni PPR, juga ada yang memilih pengabdiannya di jajaran TNI / Polri.
Senada dengan itu, Haji Edison Steven, berprofesi sebagai dokter dan pernah memimpin salah satu Puskesmas di Labuhanbatu, serta menjabat Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Labuhanbatu menyebutkan, seluruh alumni PPR yang mengabdikan dirinya diiberbagai profesi, sesuai disiplin ilmu dan minat yang dimilikinya. Juga para alumni yang kini menyebar diseantero nusantara, bahkan juga luar negeri, berasal dari berbagai suku, agama dan etnis berbeda.

Baca Juga:
"Jadi PPR merupakan salah satu lembaga pendidikan bernuansa nasional (kebangsaan). Tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, identitas tertentu dari sejak awal berdiri sampai saat ini", ucap Steven mengakhiri wawancara khususnya.
Menurut catatan yang berhasil dihimpun, Perguruan Panglima Polem Rantauprapat (PPR) didirikan pada tahun 1937, dengan nama awal Zhong Hoa Xue Xiao atau Tiong Hoa School. Sekolah ini awalnya dikelola oleh komunitas etnis Tionghoa setempat.
Seiring berjalannya waktu, lembaga pendidikan ini pernah beberapa kali berganti nama. Masa awal berdiri (1937): Sebagai yang awalnya didominasi komunitas Tionghoa, bernama Zhong Hoa Xue Xiao (Tiong Hoa School).

Kemudian, diawal masa orde baru atau sekitar 1970 an, ketika pemerintah memprogramkan masa pembauran. Dimana ketika itu, mengalami pengalami perubahan kebijakan pendidikan nasional dan pembauran antaretnis. Nama sekolah ini, sempat berganti menjadi Sekolah Pelangi. Sebelum akhirnya diubah menjadi Perguruan Panglima Polem.

Perguruan Panglima Polem Rantauprapat, lokasi utamanya, berada di kawasan strategis di kota Rantauprapat, yaitu di Jalan Cut Nyak Dhien / Cut Meutia dan Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Adapun karakteristik dan status Perguruan Panglima Polem Rantauprapat, terbuka untuk umum: Walaupun berakar dari yayasan masyarakat etnis Tionghoa, sekolah ini bertransformasi menjadi lembaga pendidikan swasta nasional, yang terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang suku, etnis, maupun agama.

Baca Juga:
Sehingga tidak mengherankan, bila para alumni maupun anak didik yang ada, berasal dari latar belakang yang sangat beragam, menjadikannya salah satu simbol kerukunan dan pembauran sosial di kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.

Halaman:
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Ribuan Pelari Ramaikan Deli Serdang Run 2026
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pecahkan Rekor Dunia Permainan Kulcapi
Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT APKASI ke-26 dan HUT ke-80 Kabupaten Deli Serdang
Dampak Peternakan Ayam, Teror Ribuan Lalat Resahkan Warga Gunung Kelawas
Ribuan Pohon Ditebang untuk BRT, Ahmad Afandi Minta Pemerintah Buka Data dan Anggaran Proyek
Jalin Silaturahmi dan Kebersamaan, Alumni PriceSmart dan The Club Store Medan Gelar Reuni Akbar Juni 2026
 
Komentar
 
Berita Terbaru