Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua
Pokdarkamtibmas Resor Medan Darwin, Ketua
Pokdarkamtibmas Sumatera Utara Andi, Sekjen
Pokdarkamtibmas Sumatera Utara Sofian, jajaran
Pokdarkamtibmas sektor kecamatan se-Kota Medan, serta jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara.
Saat diwawancarai awak media Matatelinga, Ketua Pokdarkamtibmas Resor Medan Darwin mengatakan, kegiatan tersebut membawa tiga pesan utama kepada masyarakat.
"Pertama, mengingatkan kita semua bahwa narkoba adalah musuh bersama. Narkoba merusak generasi, menghancurkan keluarga dan melemahkan bangsa," ujar Darwin.
Baca Juga:
Pesan kedua, lanjut Darwin, masyarakat diajak tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil
bagian dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
"Dengan menempel stiker ini, artinya kita ikut menyatakan sikap bahwa lingkungan kita bersih dari narkoba," katanya.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum. Peran masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika.
"Ketiga, kita ingin menumbuhkan semangat persatuan. Bendera Merah Putih adalah simbol bahwa kita bersatu. Melawan narkoba membutuhkan gotong royong, bukan hanya tugas pemerintah atau aparat saja," tegas Darwin.
Ia pun mengajak masyarakat menerima dan memasang stiker antinarkoba serta mengibarkan
bendera Merah Putih dengan penuh kebanggaan.
"Tempelkan stikernya, kibarkan
bendera Merah Putih dan jadikan ini sebagai pengingat setiap hari. Masa depan anak-anak kita ada di tangan kita semua," ujarnya.
Darwin juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyatakan sikap tegas terhadap penyalahgunaan narkotika."Mari bersama kita katakan: TOLAK NARKOBA!" tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, pengurus dan satuan tugas (Satgas) Pokdarkamtibmas secara langsung membagikan bendera Merah Putih kepada pengendara dan masyarakat yang melintas. Stiker berisi pesan antinarkoba juga dibagikan sebagai sarana edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah pengendara menyambut positif pembagian bendera dan stiker tersebut. Mereka menilai kegiatan tersebut bukan hanya menjadi bagian dari semarak HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
Baca Juga:
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara organisasi masyarakat, aparat, dan instansi terkait dalam menyampaikan pesan kebangsaan sekaligus memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kota Medan.
Melalui gerakan tersebut,
Pokdarkamtibmas berharap semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan dengan mengibarkan
bendera Merah Putih, tetapi juga dengan bersama-sama menjaga lingkungan, melindungi generasi muda dan menyatakan sikap tegas Medan Bersatu, Indonesia Maju, Tolak Narkoba!(EWS)