Karena itu, menurutnya, para pelajar diminta untuk terus semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.
Ia mengingatkan para pelajar tidak terlibat tawuran, geng motor, dan penyalahgunaan narkotika yang saat ini menjadi perhatian serius kepolisian.
Baca Juga:
"Kenakalan remaja biasanya berawal dari hal-hal kecil, seperti tidak mematuhi aturan sekolah dan salah memilih lingkungan pergaulan," papar Hannry.
Kepada para pelajar, Hannry menyampaikan edukasi agar bijak menggunakan media sosial di era post-truth, di mana opini dan informasi yang belum tentu benar dapat dengan mudah memengaruhi masyarakat.
Dia juga mengingatkan para pelajar agar melakukan validasi dan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi sehingga tidak terlibat dalam penyebaran berita bohong ataupun fitnah.
Ia pun mengajak para siswa untuk menjauhi tindakan bullying maupun perundungan di lingkungan sekolah.
"Setiap manusia diciptakan berbeda-beda dan tidak ada seorang pun yang ingin dilahirkan dengan kekurangan ataupun kondisi fisik tertentu. Karena itu, para pelajar diminta saling menghormati, menghargai, dan menjaga hubungan pertemanan yang baik," ajak Hannry.
Aturan Lalulintas
Tidak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda, AKBP Hannry menekankan pentingnya disiplin dan tertib berlalu lintas, termasuk penggunaan helm saat berkendara.
Dia menegaskan, aturan lalu lintas dibuat demi keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda usia produktif sebagai penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045 sebagaimana cita-cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Lebih lanjut, Hannry juga berpesan kepada siswa-siswi agar tetap semangat dalam meraicita-cita, belajar dengan sungguh- sungguh, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk perbuatan negatif.
"Doa dan harapannya agar kelak para pelajar menjadi orang-orang sukses, berguna bagi masyarakat, serta mampu membawa nama baik keluarga, bangsa, dan negara," ucapnya.
Senada itu, Hannry mengimbau masyarakat apabila membutuhkan bantuan maupun pelayanan kepolisian agar segera menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat dengan semangat "Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman."
Baca Juga:
Melalui semangat "Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai," Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.