Selasa, 28 Juli 2026 WIB

Metaplanet Siapkan Obligasi Berbasis Bitcoin dengan Imbal Hasil 4–6 Persen

Heri - Selasa, 28 Juli 2026 18:17 WIB
Metaplanet Siapkan Obligasi Berbasis Bitcoin dengan Imbal Hasil 4–6 Persen
net
Ilustrasi.

MATATELINGA - Perusahaan investasi asal Jepang, Metaplanet, berencana mengembangkan instrumen obligasi yang didukung aset Bitcoin (bitcoin-backed bonds) melalui perusahaan sekuritas yang baru diakuisisinya.

Produk investasi tersebut diproyeksikan menawarkan imbal hasil tahunan sekitar 4 hingga 6 persen.

Mengutip The Block, Selasa (28/7/2026), Metaplanet akan memanfaatkan Metaplanet Securities sebagai platform pengembangan produk yang dikenal dengan nama Bitbond.

Baca Juga:
Analis Benchmark, Mark Palmer, menilai pasar belum sepenuhnya memahami arti penting akuisisi Siiibo Securities oleh Metaplanet senilai US$13 juta atau sekitar Rp234,70 miliar (kurs Rp18.050 per dolar AS).

"Ketika Metaplanet menyelesaikan akuisisi Siiibo Securities, banyak pelaku pasar menganggap transaksi tersebut hanya sebagai langkah tambahan. Padahal, langkah itu merupakan fondasi penting bagi strategi bisnis perusahaan ke depan," ujar Palmer.

Akuisisi Perkuat Fondasi Bisnis Aset Digital

Setelah proses akuisisi rampung, Metaplanet mengubah perusahaan tersebut menjadi Metaplanet Securities pada awal Juli 2026.

Anak usaha ini difokuskan sebagai bank investasi aset digital yang mengembangkan berbagai produk keuangan berbasis Bitcoin.

Baca Juga:
Melalui akuisisi tersebut, Metaplanet juga memperoleh lisensi Type I Financial Instruments Business Operator yang diterbitkan oleh Badan Jasa Keuangan Jepang (Financial Services Agency/FSA).

Lisensi tersebut memungkinkan perusahaan menyusun sekaligus mendistribusikan berbagai instrumen sekuritas di Jepang.

Direktur Bitcoin Metaplanet, Dylan LeClair, mengatakan memperoleh lisensi serupa melalui proses regulasi biasa dapat memakan waktu hingga beberapa kuartal.

Karena itu, akuisisi Siiibo memberikan jalur yang lebih cepat untuk merealisasikan strategi bisnis perusahaan di sektor pendapatan tetap (fixed income).

Baca Juga:

Bitbond untuk Membiayai Pembelian Bitcoin

Metaplanet berencana menjadikan Metaplanet Securities sebagai platform bagi perusahaan yang ingin menerapkan strategi treasury berbasis Bitcoin.

Melalui platform tersebut, perusahaan lain dapat menerbitkan surat utang guna memperoleh dana untuk membeli Bitcoin sebagai bagian dari aset perusahaan.

Instrumen yang diberi nama Bitbond itu pada tahap awal diperkirakan menawarkan imbal hasil tahunan sekitar 4–6 persen.

Baca Juga:
Dalam jangka panjang, berdasarkan analisis Benchmark, Metaplanet juga berencana membawa instrumen tersebut ke jaringan blockchain (on-chain), memanfaatkan stablecoin sebagai media penyelesaian transaksi, serta membangun pasar sekunder bagi obligasi digital tersebut.

Strategi ini dinilai akan memperluas model bisnis Metaplanet, tidak hanya sebagai perusahaan yang mengumpulkan Bitcoin untuk neracanya sendiri, tetapi juga sebagai penyedia layanan pembiayaan bagi perusahaan lain yang ingin mengadopsi aset kripto sebagai bagian dari strategi keuangan.

Detail Produk Masih Dalam Tahap Pengembangan

Hingga saat ini, Metaplanet belum mengungkapkan rincian final mengenai penerbitan Bitbond, termasuk jadwal peluncuran, persyaratan investor, rasio jaminan, maupun mekanisme distribusinya.

Dengan demikian, proyeksi imbal hasil 4–6 persen masih merupakan bagian dari rencana pengembangan perusahaan dan belum menjadi penawaran obligasi yang tersedia untuk publik.

Baca Juga:

Bagian dari Project Nova

Pengembangan Bitbond merupakan salah satu program utama dalam Project Nova, strategi jangka panjang Metaplanet untuk memanfaatkan kepemilikan Bitcoin sebagai dasar pengembangan layanan keuangan sekaligus mengakuisisi bisnis yang mampu menghasilkan arus kas berkelanjutan.

Sebagai bagian dari proyek tersebut, Metaplanet juga bekerja sama dengan penerbit stablecoin yen JPYC, platform tokenisasi Progmat, dan Metaplanet Securities untuk mengkaji pemanfaatan Bitcoin sebagai agunan atau penguat kredit dalam penerbitan obligasi korporasi digital.

Kajian tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari desain produk, regulasi, perlindungan investor, mekanisme distribusi, hingga proses penyelesaian transaksi menggunakan stablecoin.

Selain itu, studi juga akan mengevaluasi penerapan token sekuritas, perdagangan selama 24 jam, serta sistem perhitungan bunga harian.

Baca Juga:
Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Selalu lakukan riset dan analisis sebelum mengambil keputusan investasi. Keuntungan maupun kerugian yang timbul sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Warga Laporkan Ruko Jadi Tenpat Tambang Bitcoin di Namorambe
Wacana Polemik Bitcoin Kembali Mencuat dan Menjadi Sorotan Publik
Pencurian Arus Listrik, Polda Sumut Serahkan 2 Tersangka Tambang Bitcoin ke Kejaksaan
Polda Sumut Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tambang Bitcoin
Digerebek Tim Polda Sumut, Ruko Tambang Bitcoin di Medan Sunggal Rugikan Negara Sebesar Rp14,4 Miliar
26 Terduga Penambang Bitcoin Diamankan Polda Sumut
 
Komentar
 
Berita Terbaru