Rabu, 27 Mei 2026 WIB

Anies Baswedan Kunjungi Lokasi Bencana Agam

Yasmir - Rabu, 24 Desember 2025 11:30 WIB
Anies Baswedan Kunjungi Lokasi Bencana Agam
Anies Baswedan bersama walijorong Batung Panjang, Kanagarian Sei Batang (atas) dan bawah dengan warga terdampak bencana alam di Jorong Labuah.

MATATELINGA, Agam :Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan, kunjungi daerah terdampak banjir dan tanahlongsor (galodo) di Kanagarian Sei Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Senin (22/12/2025) lalu.

Dikutip dari vidioblog @amiesbaswedan dan @elvirasyifa dimasing-masing akun mediasosial mereka, yang dipantau media online https://matatelinga.com, Rabu (24/12/2025) pagi, terlihat mantan rektor Universitas Para Madina Jakarta, Anies Baswedan, berdialog langsung dengan warga korban bencana alam tersebut.

Baca Juga:

Dia sangat serius mendengarkan kesaksian warga terdampak banjir dan tanah longsor itu. Dikesempatan ini, Anies mengajukan sejumlah pertanyaan, menggali secara rinci kronologi dan dampak banjir besar, yang melanda salah satu tempat di kawasan Danau Maninjau tersebut.

Kunjungan Anies Baswedan ke salah satu daerah yang dijuluki sebagai "serambi Mekah" itu, berlangsung penuh keakraban. Tanpa diiringi protokoler dan pengamanan ketat, sebagaimana layaknya kunjungan pejabat negara

Baca Juga:
Anies terlihat, benar-benar ingin memahami kondisi kampung sebelum terjadinya bencana, proses evakuasi, hingga situasi pascabencana yang membuat wilayah tersebut sempat terisolasolir.

Dalam vidioblog tersebut, Anies menyaksikan langsung pemukiman warga, yang kini dipenuhi timbunan batu. Bahkan dia menyaksikan, satu rumah ibadah, tertimbun batu dan lumpur. Warga pun sangat antusias, menceritakan kondisi kampung saat terjadinya bencana alam dan sesudah kejadian.

Ditempat ini. Anies menyaksikan langsung mendengarkan penjelasan warga, sebelum banjir bandang terjadi, wilayah itu merupakan kampung padat penduduk. Rumah-rumah berdiri berdekatan dan para penghuninya saling bertetangga. Namun kini, seluruh kawasan tersebut tertimbun material banjir berupa batu besar dan lumpur.

Warga pun bercerita kepada mantan Gubernur Jakarta ini, lokasi bencana alam itu, merupakan salah satu tempat pemukiman terpadat di Kanagarian Sei Batang. Namun kondisi ini berubah seketika. Banjir bandang datang setelah hujan lebat mengguyur kawasan ini.

Baca Juga:
Dari vidioblog tersebut, juga terdengar cerita warga, saat tanda bahaya mulai terasa. Warga hanya sempat menyelamatkan anak dan istri. Mereka mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman. Sekitar pukul 00.00 WIB, material batu besar datang menghantam permukiman.

Sebagian warga tidak menyaksikan langsung datangnya banjir bandang. Karena sudah lebih dulu mengungsi. Meski mendengar suara gemuruh, mereka tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi. Kondisi sebenarnya baru terlihat keesokan paginya.

"Masjid Terkubur, Dua Jenazah dievakuasi
Salah satu bangunan yang terdampak paling parah, masjid di kampung tersebut. Bangunan masjid tertimbun batu hingga hanya menyisakan bagian kubah. Bagian bawah masjid, termasuk kolong dan fasilitas lainnya, tertutup material banjir dan batu", ujar seorang warga kepada Anies Baswedan.

Warga juga menuturkan kepada mantan Menteri Pendidikan era Presiden Joko Widodo tersebut, bersama relawan warga sempat mengevakuasi dua jenazah korban meninggal. Korban ketika itu, ditemukan di sekitar lokasi masjid dan jalan. Tumpukan batu yang sangat besar membuat proses evakuasi berlangsung sulit.

Baca Juga:
Menurut warga dalam vidioblog akun mediasosial @anies baswedan tersebut, daerah mereka sempat terisolasi selama beberapa hari. Sehingga bantuan pun sempat terlambat mereka terima.

Kepada Anies Baswedan, warga juga menceritakan, bencana alam tersebut, benar-benar membawa dampak yang cukup signifikan. Transportasi dari dan ketempat itu terisolasi. Jaringan telekomunikasi terputus. Aliran listrik tidak menyala.

"Kami tidak bisa berkomunikasi dengan saudara di perantauan. Karena hilangnyq sinyal telepon dan internet. Listrik padam, akses terputus," warga menyampaikan kepada Anies Baswedan.

Diakhir dialognya itu, Anies menanyakan nama wilayah terdampak. Warga menjelaskan, lokasi tersebut berada di Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang. Selain Jorong Labuah, wilayah terdampak lainnya yakni Jorong Pintu.

Baca Juga:
Dalam kunjungannya ke Kanagarian Sei Batang, Anies juga menyempatkan dirinya berkunjung ke tanah kelahiran ulama besar Indonesia bertaraf Internasional,nalmarhum Prof DR Hamka. Di tempat ini, Anies berkunjung ke Meusium Buya Hamka.

Ditempat ini, Anies Baswedan berdialog dengan Wali Jorong Batung Panjang, Fahri. Kepada Fajri, Anies banyak bertanya tentang keberadaan Meusium Buya Hamka tersebut.

Salah seorang warga Kenagarian Sei Batang, Elvira Syaifa kepada media ini menyampaikan, seluruh rangkaian kunjungan Anies Baswedan aswedan di daerah ini, berjalan aman, lancar dan tertib.

"Pak Anies berpesan, para korban tetap bersabar dan selalu ingat Allah Tuhan Yang Maha Esa. Karena semua musibah datang dari Yang Maha Kuasa", ujar Elvira melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp kepada media online https:/)matatelinga.com, Rabu (24/12/2025) siang.

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Setelah 29 Hari Pencarian, Polri bersama Tim Gabungan Temukan Jenazah Korban Longsor Anak di Sibolga
Gubernur Bobby Nasution Ajak GAMKI Sumut Tebar Kasih dan Pulihkan Bangsa
Pemkab Agam Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pasca Bencana Alam Banjir Dan Longsor
Memastikan Asal Api Dan Penyebab Terbakarnya Rumah Kontrakan Di Labuhanbilik, Kapolsek Panai Tengah Langsung Pimpin Penyelidikan
Terima Bantuan Rp1,153 Miliar dari Kepri, Wagub Sumut : Bantuan ini Sangat Berarti
Dua Orang Tewas Dalam Kebakaran Rumah Kontrakan, Ternyata Pegawai Lapas Labuhanbilik
 
Komentar
 
Berita Terbaru