MATATELINGA,Asahan : Pekan Seni Budaya Asahan ke VI tahun 2025 kali ini beda dengan tampilan tahun sebelumnya, PSBD Asahan kali ini lebih inovatif dan juga banyak menyuguhkan penguasaan ketrampilan pada bidang industri UMKM
PSBD Asahan ke-6 Tampilkan Inovasi: Festival Sisi Batas Labuhan, Pekan Vokasi, dan Pameran UMKM, Minggu (05/10/2025).
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar dalam keterangannya mengatakan langkah Bank Indonesia yang menempatkan edukasi ekonomi di ruang budaya masyarakat.
Baca Juga:
Festival ini mempertemukan nilai budaya dengan literasi ekonomi, fengan memahami teknologi pembayaran digital seperti QRIS, masyarakat dapat beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan akar tradisinya, dan kegiatan seperti ini memperkaya makna PSBD sebagai ruang kolaborasi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, ujarnya.
Bupati Asahan juga mengatakan selain PSBD ke VI ini juga menjadi menjadi wadah pelaksanaan Pekan Vokasi, hasil kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan.
Kegiatan yang berlangsung di Joglo Pujakesuma Kisaran ini menghadirkan dua agenda utama, yakni Shortclass Barista dan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi.
Keduanya dirancang untuk meningkatkan kompetensi generasi muda Asahan agar siap bersaing di kancah dunia kerja dan menumbuhkan wirausaha muda di bidang ekonomi kreatif.
Hal tersebut juga disampaikan oleh Wakil bupati Asahan Rianto yang menyampakan bahwa PSBD bukan hanya tentang pentas budaya, melainkan juga sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Baca Juga:
Pekan Vokasi ini menegaskan arah baru PSBD dari pelestarian budaya menuju penguatan SDM dan ekonomi daerah.
Dengan inovasi baru dalam pagelaran PSBD Asahan 2025 ini, diharapkan kawula muda Asahan semakin siap menghadapi dunia kerja dan menciptakan peluang baru, sinergitas antara sektor kebudayaan, ketenagakerjaan, dan ekonomi ini menjadi ciri khas PSBD ke VI tahun 2025 sebuah gerakan bersama menuju Asahan yang berdaya, berbudaya, dan berkemajuan.
PSBD ke VI juga diramaikan oleh Pameran UMKM Asahan, Pelayanan Publik Terpadu dari berbagai OPD, serta pameran produk kultur jaringan dari PT Hijau Surya Asahan yang menampilkan inovasi pertanian modern.
Seluruh kegiatan ini menjadi bukti bahwa PSBD tidak hanya menampilkan seni dan budaya, tetapi juga potensi ekonomi, pelayanan, dan teknologi daerah. Pemerintah Kabupaten Asahan mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan penampilan 14 etnis di Lapangan PSBD Kisaran mulai 4 hingga 19 Oktober 2025, ungkapnya
Baca Juga: