Matatelinga - Jakarta, Secara moral, ada yang tidak patut
dicontoh dari Anda yang bangun pagi. Bangun lebih pagi memang lebih baik. Anda bisa menghindari kemacetan dan
lebih produktif di kantor.
Menurut studi di Amerika
Serikat, orang-orang yang suka bangun pagi lebih cenderung berbohong di
akhir hari. Peneliti dari Universitas John Hopkins, Washington, dan
Georgetown membuktikannya.
Mereka melibatkan 200 mahasiswa dalam
ujian yang mengukur kejujuran. Masing-masing diberi pertanyaan, apakah
mereka tipe si bangun pagi atau tukang begadang. Mereka juga ditanya,
bagaimana perasaan mereka saat bangun dan akan tidur, serta kapan waktu
terbaik dalam hari.
Ditemukan, mahasiswa yang bangun pagi
cenderung berbohong atau curang soal nilai di malam hari. Sebaliknya,
mereka yang suka begadang akan berbohong dan curang di pagi hari saat
mengantuk.
Artinya, kedua tipe itu ada kecenderungan berbohong,
hanya waktunya yang berbeda. Peneliti menjelaskan, saat energi melemah,
godaan untuk berbohong dan curang susah dikendalikan.
Menurut
Sunita Sah dari Georgetown University, temuan itu penting diaplikasikan
pada dunia kerja, terutama yang menerapkan sistem aplus. Tipe bangun
pagi sebaiknya tak lembur, dan sebaliknya.
“Selama ini ada stereotip bahwa tukang begadang lebih tidak bermoral,” ujar Sah, dalam Daily Mail. Penelitian ini, salah satunya untuk membuktikan anggapan itu.
(Vnc/Mt)